ANALISIS HUKUM ISLAM TERHADAP PEMIKIRAN HUKUM PERKAWINAN ABDULLAH AHMED AN-NA'IM

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Anah, Fitri (2013) ANALISIS HUKUM ISLAM TERHADAP PEMIKIRAN HUKUM PERKAWINAN ABDULLAH AHMED AN-NA'IM. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
cover.pdf

Download (148kB) | Preview
[img]
Preview
Text
abstrak.pdf

Download (24kB) | Preview
[img]
Preview
Text
bab 1.pdf

Download (140kB) | Preview
[img]
Preview
Text
bab 2.pdf

Download (223kB) | Preview
[img]
Preview
Text
bab 3.pdf

Download (125kB) | Preview
[img]
Preview
Text
bab 4.pdf

Download (166kB) | Preview
[img]
Preview
Text
bab 5.pdf

Download (44kB) | Preview
[img]
Preview
Text
daftar pustaka.pdf

Download (28kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang menggunakan metode berfikir deduktif yaitu menarik kesimpulan secara khusus dari data-data yang bersifat umum. Dalam hal ini menarik kesimpulan pemikiran An-Na'im mengenai hukum perkawinan dalam Islam secara khusus telah menganalisis data-data tentang pemikiran An-Na'im secara umum. Data-data yang didapat dipaparkan dan dijelaskan sehingga menghasilkan pemahaman yang konkrit mengenai pemikiran An-Na'im tentang hukum perkawinan Islam dan metode An-Na'im dalam istinbath megenai hukum perkawinan Islam.
Disimpulkan dalam hasil penelitian ini bahwa perubahan-perubahan yang dilakukan oleh An-Na'im dalam hukum perkawinan Islam adalah, meliputi pertama: penghapusan aturan hukum syariah tentang dilarangnya wanita Muslimah menikah dengan laki-laki non-Muslim, kedua: penghapusan poligami bagi laki-laki Muslim, ketiga: dalam hal peceraian ialah adanya persamaan hak dalam talak tentang pemutusan perkawinan bagi laki-laki Muslim dan perempuan Muslimah.
An-Na'im dalam reformasi hukumnya menggunakan metode redefinisi nasakh berupa pemahaman baru mengenai penghapusan sementara atau perpindahan antar waktu ayat Madaniyah dan pemberlakuan ayat Makkiyah. Hal ini dapat dimungkinkan penerapannya untuk memecahkan masalah-masalah sosial yang timbul khususnya dalam hukum perkawinan Islam. Dengan tetap mengakomodasi kesetiaan pada hukum Islam dan tanpa mengurangi penyesuaian terhadap standar konstitusionalisme modern dan HAM internasional yang menganut prinsip resiprositas, yakni persamaan perlakuan antara kedua belah pihak sehingga dapat memberikan peluang yang sama antara laki-laki dan perempuan dalam beberapa ketentuan di dalam hukum perkawinan Islam. Hal ini sesuai dengan substansi ajaran Islam yang egaliter dan fleksibilitas hukum Islam yang disyari’atkan kepada umat Islam secara bertahap benar-benar terwujud.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: Pembimbing : Ach. Fajruddin Fatwa
Creators:
CreatorsEmailNIM
Anah, FitriUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Hukum Islam > Perkawinan
Keywords: pemikiran Abdullah Ahmed An-Na'im; Hukum Perkawinan
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Editor: Library Administrator----- Information-----http://library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 03 Feb 2014
Last Modified: 07 Apr 2015 03:14
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/11027

Actions (login required)

View Item View Item