Studi komparasi antara hukum Islam dan hukum adat tentang tradisi pinangan perempuan terhadap laki-laki di Dusun Badu Desa Wanar Kecamatan Pucuk Kabupaten Lamongan

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Aini, Nur Villa (2016) Studi komparasi antara hukum Islam dan hukum adat tentang tradisi pinangan perempuan terhadap laki-laki di Dusun Badu Desa Wanar Kecamatan Pucuk Kabupaten Lamongan. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Asmaul Husna_C01212069.pdf

Download (789kB)

Abstract

Skripsi yang berjudul “Studi Komparasi Antara Hukum Islam dan Hukum Adat Tentang Tradisi Pinangan Perempuan Terhadap Laki-laki di Dusun Badu Desa Wanar Kecamatan Pucuk Kabupaten Lamongan” ini merupakan hasil penelitian lapangan yang bertujuan untuk menjawab pertanyaan tentang bagaimana Hukum Islam dan Hukum Adat terhadap perempuan meminang laki-laki.Data penelitian dihimpun dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka dan lapangan. Selanjutnya data yang telah dihimpun dianalisis dengan metode deskriptif analisis yaitu metode yang memaparkan dan menggambarkan data yang telah terkumpul dengan menggunakan pola pikir deduktif.Berdasarkan penelitian ini diperoleh hasil bahwa dalam Hukum Islam dan Hukum Adat, peminangan yang dilakukan seorang peminang untuk melakukan peminangan di Dusun Badu Desa Wanar Kecamatan Pucuk Kabupaten Lamongan diperbolehkan jika perempuan meminang laki-laki terlebih dahulu sebab dalam Islam pun membolehkan pihak perempuan meminang laki-laki terlebih dahulu sesuai dengan surah Al-Qas{as ayat 27, Rasulullah juga pernah dipinang oleh seorang salah satu dari istrinya yaitu Siti Khadijah . Jadi peminangan di Dusun Badu Desa Wanar Kecamatan Pucuk Kabupaten Lamongan dalam pandangan Islam dan Adat yang berlaku tidak melarang (boleh) akan tetapi harus sesuai dengan aturan-aturan yang sudah ditetapkan dalam Islam maupun Adat dan hanya sebagian adat di Indonesia yang melakukan peminangan perempuan terhadap laki-laki. Dari kesimpulan diatas bagi para peminang alangkah baiknya tidak hanya mempertimbangkan makna dari peminangan, tetapi juga mempertimbangkan tujuan-tujuan dan hikmah dari peminangan dalam hukum Islam maupun hukum Adat yang akan dilaksanakan oleh calon suami istri agar para calon suami istri nanti bahagia. Serta bagi para pembaca alangkah baiknya mengacu pada metode yang telah ditetapkan oleh Islam maupun Adat yang tidak bertentangan dengan Hukum Islam.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Aini, Nur Villavilla.abd2@gmail.comC01212069
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorFatwa, Fajruddinandifajruddinfatwa@gmail.com2013067602
Subjects: Hukum Islam
Adat
Keywords: Tradisi pinangan
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Nur Villa Aini
Date Deposited: 29 Aug 2016 07:27
Last Modified: 28 Feb 2020 03:31
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/12419

Actions (login required)

View Item View Item