MAKNA AL-JANNAH DALAM AL-QURAN : STUDI PERSPEKTIF SEMANTIK PADA KISAH NABI ADAM

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Qadir, Moh. Hasyim Abd. (2014) MAKNA AL-JANNAH DALAM AL-QURAN : STUDI PERSPEKTIF SEMANTIK PADA KISAH NABI ADAM. Masters thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (28kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (70kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (27kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Ringkasan.pdf

Download (116kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (188kB) | Preview
[img] Text
Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (493kB)
[img] Text
Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img] Text
Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (19kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (33kB) | Preview

Abstract

Al-Quran adalah kitab tuntunan bagi manusia, ia diturunkan sebagai Hudan li al-Nas (petunjuk bagi manusia). Dalam konteks Hudan li al-Nas ini al-Quran seringkali mengungkapkan sisi petunjuknya dalam bentuk kisah. Diantara kisah yang dijelaskan dalam al-Quran adalah kisah Nabi Adam dan istrinya Hawa yang di dalam al-Quran ayat-ayat yang berkaitan dengannya dapat dijumpai dalam sepuluh tempat pada sembilan surat.
Dalam kisah tersebut, dijelaskan bahwa Nabi Adam pernah tinggal di suatu tempat yang bernama al-Jannah sebelum ia diusir oleh Allah karena menglanggar perintah Allah dan terperdaya bujuk rayu iblis, sebagaimana firman Allah:
وَقُلْنَا يَا آَدَمُ اسْكُنْ أَنْتَ وَزَوْجُكَ الْجَنَّةَ وَكُلَا مِنْهَا رَغَدًا حَيْثُ شِئْتُمَا وَلَا تَقْرَبَا هَذِهِ الشَّجَرَةَ فَتَكُونَا مِنَ الظَّالِمِينَ (35 (فَأَزَلَّهُمَا الشَّيْطَانُ عَنْهَا فَأَخْرَجَهُمَا مِمَّا كَانَا فِيهِ وَقُلْنَا اهْبِطُوا بَعْضُكُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ وَلَكُمْ فِي الْأَرْضِ مُسْتَقَرٌّ وَمَتَاعٌ إِلَى حِينٍ (36(
35. Dan Kami berfirman: "Hai Adam, diamilah oleh kamu dan isterimu surga ini, dan makanlah makanan-makanannya yang banyak lagi baik dimana saja yang kamu sukai, dan janganlah kamu dekati pohon ini, yang menyebabkan kamu termasuk orang-orang yang zalim.
36. Lalu keduanya digelincirkan oleh syaitan dari surga itu dan dikeluarkan dari keadaan semula dan Kami berfirman: "Turunlah kamu! sebagian kamu menjadi musuh bagi yang lain, dan bagi kamu ada tempat kediaman di bumi, dan kesenangan hidup sampai waktu yang ditentukan".
Makna kata al-Jannah pada kisah Nabi Adam ini di dalam kitab-kitab tafsir masih menjadi perdebatan. Ada yang berpendapat bahwa yang dimaksud al-Jannah dalam kisah Nabi Adam ini adalah al-Jannah yang berada di langit yaitu yang dijanjikan kepada orang mukmin di kehidupan akhirat dan ada pula yang berpendapat bahwa al-Jannah tersebut berada di bumi.
Dalam al-Quran kata al-Jannah memiliki dua makna yaitu bermakna surga (Dar al-Thawab) dan kebun atau taman. Oleh karena itu penelitian terhadap makna kata al-Jannah ini penting untuk dilakukan agar dapat mensinkronkan makna kata al-Jannah dalam al-Quran dengan makna al-Jannah yang terdapat dalam kisah Nabi Adam, sehingga diharapkan dapat memperluas khazanah pengetahuan umat Islam

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: Burhan Djamaluddin
Creators:
CreatorsEmailNIM
Qadir, Moh. Hasyim Abd.UNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Tafsir
Keywords: Nabi Adam; Surga; Al-Jannah; Makna Jannah; Kisah Nabi Adam
Divisions: Program Magister > Ilmu Alquran dan Tafsir
Depositing User: Editor : Ummir Rodliyah------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 10 Mar 2015 02:04
Last Modified: 10 Mar 2015 02:04
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/1367

Actions (login required)

View Item View Item