Wasiat Wajibah studi komparasi pemikiran Ibn Hazm dan kompilasi hukum Islam

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Hosen, Mohammad (1999) Wasiat Wajibah studi komparasi pemikiran Ibn Hazm dan kompilasi hukum Islam. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (535kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (146kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (122kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (196kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (394kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (433kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (162kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (112kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (118kB) | Preview

Abstract

Wasiat adalah penghibahan harta dari seorang pada masa hidupnya kepada orang lain atau kepada beberapa orang yang pelaksanaannya setelah ia meninggal dunia. Sedangkan menurut Ibn Hazm apabila seorang meninggal dunia dan orang tersebut tidak berwasiat maka sebagian hartanya harus disedekahkan untuk memenuhi kewajiban wasiat.
Pada penelitian ini penulis mengambil judul “Wasiat Wajibah Studi Komparasi Pemikiran Ibn Hazm Dan Kompilasi Hukum Islam” dengan rumusan masalahnya: Bagaimanakah ketentuan wasiat wajibah menurut Ibn Hazm?, bagaimanakah ketentuan wasiat wajibah menurut kompilasi hukum Islam?,dan dimana letak perbedaan dan persamaannya antara konsep Ibn Hazm dan Kompilasi Hukum Islam?.
Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa konsep wasiat wajibah menurut Ibn Hazm adalah wasiat yang ditetapkan oleh penguasa atau dilaksanakan oleh hakim untuk orang- orang tertentu yaitu kepada kerabat yang tidak mendapatkan harta warisan karena menjadi budak karena kafir. Sedangkan konsep wsaiat wajibah menurut Kompilasi Hukum Islam adalaha adanya wasiat yang ditetapkan oleh undang- undang yang memberikan kekuatan memaksa terhadap kekayaan seseorang yang meninggal sedangkan dia tidak berwasiat kepada anak angkat atau orang tua angkat. Sementara itu dalam menentukan siapa yang ber hak menerima wasiat wajibah ada perbedaan sedangkan jumlah harta yang diwasiatkan kedanya sama- sama menghendaki tidak lebih dari sepertiga.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Hosen, Mohammad-C02394001
Subjects: Perbandingan Madzhab
Keywords: Wasiat; Wasiat wajibah; Ibn Hazm; Kompilasi Hukum Islam
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Arsip Syariah
Depositing User: Editor : Arifah Wikansari------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 05 Jan 2017 08:47
Last Modified: 05 Oct 2021 12:55
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/14737

Actions (login required)

View Item View Item