Tinjauan hukum Islam terhadap pengalihan pengelolaan wakaf masjid Basyaruddin kepada pemerintah desa di Desa Bogem Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Bashori, Dhofir Catur (2012) Tinjauan hukum Islam terhadap pengalihan pengelolaan wakaf masjid Basyaruddin kepada pemerintah desa di Desa Bogem Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri. Undergraduate thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (183kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (127kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (174kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (161kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (196kB) | Preview
Official URL: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/17223

Abstract

Skripsi ini merupakan hasil penelitian lapangan yang bertujuan untuk menjawab pertanyaan bagaimana kasus pengalihan pengelolaan wakaf di Masjid Basyaruddin ke Pemerintah Desa. Bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap pengalihan pengelolaan wakaf Masjid Basyaruddin kepada Pemerintah Desa? Data penelitian dihimpun dengan menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Selanjutnya data yang telah dihimpun dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif, yaitu suatu metode yang menggambarkan dan menafsirkan data yang telah terkumpul dengan menggunakan pola pikir induktif, dimana dari kasus pengalihan pengelolaan wakaf masjid Basyaruddin kepada pemerintah Desa, kemudian dianalisis dengan menggunakan teori umum tentang wakaf menurut hukum Islam dan hukum positif, nazir menurut hukum Islam dan hukum positif. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa pengalihan pengelolaan atau wakaf masjid Basyaruddin yang mengakibatkan pergantian nazir dilatarbelakangi oleh perselisihan antar ahli waris dan tidak berfungsinya nazir secara maksmial. Hal ini menyebabkan adanya penguasaan nazir yang berasal dari keluarga, sehingga menimbulkan kecemburuan sosial bagi keluarga lainnya. Perselisihan ini jika tidak segera diselesaikan maka dikhawatirkan akan menyulut perselisihan yang lebih besar lagi. Oleh sebab itu untuk menghindari hal tersebut maka pengelolaan wakaf masjid Basyaruddin dialihkan kepada pemerintah Desa Bogem.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Bashori, Dhofir Catur--UNSPECIFIED
Subjects: Wakaf
Keywords: Pengalihan pengelolaan wakaf
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Editor : Abdun Nashir------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 12 Jun 2017 07:02
Last Modified: 08 Dec 2017 11:16
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/17223

Actions (login required)

View Item View Item