Tinjauan hukum Islam terhadap sistem pemerintahan parlementer

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Supriyono, Supriyono (1994) Tinjauan hukum Islam terhadap sistem pemerintahan parlementer. Undergraduate thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Cover.pdf

Download (149kB)
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (119kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (145kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (797kB) | Preview
[img] Text
Bab 2.pdf

Download (1MB)
[img] Text
Bab 3.pdf

Download (1MB)
[img] Text
Bab 4.pdf

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (132kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (355kB) | Preview

Abstract

Dalam sistem ini kepala negaranya hanya berkuasa secara simbolik saja dan yang mengurusi masalah pemerintahan adalah perdana menteri yang dibantu oleh para menteri. Selain itu di dalam system ini terdapat azas “the king can do no wrong”. Raja tidak dapat dimintai pertanggung jawaban, dan karenanya tidak dapat dipersalahkan atas jalannya pemerintahan. Kabinetlah yang bertanggung jawab sekalipun perbuatan salah tersebut diperbuat oleh kepala negara. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah; 1. Bagaimana konsep pemerintahan menurut sistem pemerintahan parlementer. 2. Bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap sistem pemerintahan parlementer. Metode pembahasan peelitian ini menggunakan metode induktif, metode deduktif dan metode komperatif. Kesimpulan dari penelitain ini adalah; 1. Sistem pemerintahan parlementer merupakan suatu sistem pemerintahan dimana dalam sistem tersebut mempunyai ciri-ciri sebagai berikut: kepala negara berkuasa secara simbolis dan tidak dapat dipersalahkan atas jalannya pemerintahan, pemerintahan diselenggarakan oleh dewan menteri dengan perdana menteri sebagai pimpinannya dan mereka bertanggung jawab kepada parlemen. Menurut hukum Islam,sistem pemerintahan parlementer tersebut dapat dibenarkan dan boleh diterapkan. Karena pada prinsipnya seseorang hanya dituntut menurut apa yang telah diperbuatnya sendiri dan tidak dibebani terhadap apa yang telah diperbuat oleh orang lain.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Supriyono, SupriyonoUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Hukum Islam
Nasionalisme
Keywords: hukum Islam; sistem pemerintahan parlementer
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Arsip Syariah
Depositing User: Editor : samid library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 01 Aug 2017 08:08
Last Modified: 01 Aug 2017 08:08
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/18002

Actions (login required)

View Item View Item