Solidaritas sosial di kalangan pemuda muslim : kajian terhadap Mafia sholawat Ponorogo

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Faza, Mohammad Atabik (2017) Solidaritas sosial di kalangan pemuda muslim : kajian terhadap Mafia sholawat Ponorogo. Masters thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Cover.pdf

Download (1MB)
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (359kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (688kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (3MB) | Preview
[img] Text
Bab 2.pdf

Download (3MB)
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (3MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (682kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (465kB) | Preview

Abstract

Tesis, Konsentrasi Studi Islam dan Kepemudaan Prodi Dirosah Islamiyah Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya. Pada tahun 2013 tanggal 9 Nopember, Kelompok Sholawat yang menamakan diri “Mafia Sholawat” datang ke kabupaten Ponorogo. Mafia Sholawat memiliki nama panjang “Manunggaling Fikiran lan Ati ing dalem Sholawat” (bersatunya fikiran dan hati di bawah naungan sholawat). Sebagai kelompok sholawat yang beda dengan kelompok sholawat yang lain,jamaah asuhan Muhammad Ali Shodiqin ini memiliki basis pengikut dari pemuda yang tersingkirkan dari masyarakat. Dari problem yang ada menarik untuk ditelusuri faktor apakah yang menjadikan solidaritas para pemuda itu kuat, bagaimanakah latar belakangnya, dan bagaimana pula mereka memaknai solidaritas tersebut. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan pendekatan fenomenologis, sementara teori yang digunakan adalah Teori solidaritas sosial. Teori solidaritas terbagi menjadi dua bagian; solidaritas mekanik dan solidaritas organik. Solidaritas mekanik dan organik memiliki kesamaan dalam hal historisitas anggota, untuk perbedaannya solidaritas mekanik memiliki homogenitas anggota, kekuatan yang muncul dari dalam dan hukum yang berlaku adalah represif, sementara solidaritas organik memiliki heterogenitas anggota, kekuatan ada karena tekanan dari luar, dan hukum yang berlaku adalah restitutif. Dari penelitian lapangan, pemuda yang tergabung dalam jamaah Mafia Sholawat ini memiliki karakter solidaritas sosial mekanik berupa; historisitas yang sama, homogenitas anggota dan kekuatan muncul dari dalam. Untuk karakter solidaritas organik anggota jamaah ini heterogen dari asal geografisnya dan hukum yang diterapkan adalah restitutif atau pemulihan.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Masters)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Faza, Mohammad Atabikmatabikfaza@gmail.comUNSPECIFIED
Subjects: Agama
Agama > Agama dan Ilmu Pengetahuan
Budaya
Keywords: Solidaritas sosial; pemuda muslim; kelompok sholawat.
Divisions: Program Magister > Dirasah Islamiyah
Depositing User: Faza Mohammad Atabik
Date Deposited: 04 Aug 2017 02:02
Last Modified: 04 Aug 2017 02:02
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/18233

Actions (login required)

View Item View Item