Keharmonisan pernikahan pemuda dewasa dini di Desa Kenongo Tulangan Sidoarjo

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Iftiyah, Mariyatin (2017) Keharmonisan pernikahan pemuda dewasa dini di Desa Kenongo Tulangan Sidoarjo. Masters thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Cover.pdf

Download (562kB)
[img] Text
Abstrak.pdf

Download (214kB)
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (377kB) | Preview
[img] Text
Bab 1.pdf

Download (823kB)
[img] Text
Bab 2.pdf

Download (1MB)
[img] Text
Bab 3.pdf

Download (484kB)
[img] Text
Bab 4.pdf

Download (407kB)
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (670kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 6.pdf

Download (301kB) | Preview
[img] Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (448kB)

Abstract

Batas usia minimum yang berlaku pada Undang-Undang pernikahan di Indonesia tergolong rendah jika dibandingkan dengan Negara-negara lain. Karenanya tidak heran banyak pihak mendesak untuk mereformasi aturan batas minimum usia pernikahan. Melalui Pogram Pendewasaan Usia Pernikahan, pemerintah (BKKBN) berusaha untuk menaikkan batas minimum usia pernikahan. Dengan alasan Kesehatan reproduksi wanita serta meminimalisir banyaknya angka perceraian yang disebabkan oleh pernikahan di usia dini, yang dianggap para pemuda ini belum mencapai usia yang matang untuk mengarungi bahtera rumah tangga. Dalam penelitian Tesis yang berjudul Keharmonisan Pernikahan Pemuda dewasa dini ini memiliki tujuan untuk menjawab permasalahan terkait keharmonisan pernikahan, diantaranya adalah memberi gambaran terkait keharmonisan pernikahan pemuda dewasa dini, menjelaskan faktor-faktor yang mendukung keharmonisan pernikahan pemuda dewasa dini, dan strategi yang dilakukan oleh para pemuda dewasa dini untuk mewujudkan keharmonisan pernikahan. Untuk menjawab permasalahan di atas, maka penulis melakukan penelitian kualitatif, melalui pendekatan fenomenologi. Adapun teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara. Observasi dilakukan dengan cara mengamati lingkungan dan kondisi temapt tinggal informan serta wawancara dengan informan. Dalam hal ini, informannya adalah 10 pasang pemuda (yang masih dalam usia dewasa dini). Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa keharmonisan pernikahan pemuda dewasa dini bervariasi sesuai dengan usia pemuda tersebut melangsungkan pernikahan. Bagi pemuda yang menikah di atas usia dewasa dini, keharmonisan yang paling utama adalah ketenangan hati bersama keluarga, sedangkan keharmonisan pernikahan pemuda dewasa dini yang dialami oleh pemuda yang menikah di bawah usia dewasa dini lebih cenderung ketenangan dalam rumah tangga itu berdasarkan keadaan ekonomi.begitu juga dengan faktor-faktor yang mendukung, para pemuda yang menikah di usia dewasa dini memposisikan faktor ekonomi menjadi faktor kesekian, sedangkan masih banyak faktor yang lebih utama seperti dukungan keluarga, kebersamaan bersama keluarga, dan lain sebagainya. Sedangkan, para pemuda yang menikah di bawah usia dewasa dini memposisikan faktor ekonomi menjadi faktor utama yang mendukung keharmonisan pernikahan pemuda dewasa dini. Sedangkan pada strategi antara pemuda yang menikah di usia dewasa dini dan pemuda yang menikah di bawah usia dewasa dini hampir sama. Hanya saja memang penanganan pada konflik pernikahan, pemuda yang meikah di usia dewasa din, bersikap lebih bijak.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Masters)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Iftiyah, Mariyatinmariyatin_iftiyah@yahoo.co.idUNSPECIFIED
Subjects: Nikah
Keywords: Keharmonisan; Pernikahan
Divisions: Program Magister > Dirasah Islamiyah
Depositing User: IFTIYAH MARIYATIN
Date Deposited: 10 Aug 2017 04:03
Last Modified: 10 Aug 2017 04:03
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/18981

Actions (login required)

View Item View Item