الألفاظ المسجعة ومعانيها في سورة الإنفطار: دراسة بلغية

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Khoiriyah, Salimatul (2012) الألفاظ المسجعة ومعانيها في سورة الإنفطار: دراسة بلغية. Undergraduate thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Cover.pdf

Download (721kB)
[img] Text
Abstrak.pdf

Download (101kB)
[img] Text
Daftar Isi.pdf

Download (90kB)
[img] Text
Bab 1.pdf

Download (726kB)
[img] Text
Bab 2.pdf

Download (996kB)
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (629kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text
Bab 5.pdf

Download (156kB)
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (148kB) | Preview
Official URL: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/20276

Abstract

Skripsi ini merupakan kajian kepustakaan terhadap lafadh-lafadh yang bersajak dan makna•maknanya dalam surat al-Infithar. Fokus permasalahan yang dikemukakan dalam skripsi ini adalah: (i) Apa sajakah macam-macam sajak dalam surat al-Infithar?; (ii) Bagaimana keterkaitan antara lafadh-lafadh yang bersajak dan makna-maknanya dalam surat al-Infithar? Metode yang digunakan dalam pembahasan skripsi ini adalah metode al­ bayaniy (penjelasan) dan metode al-tahliliy (analisis). Teori yang digunakan adalah teori sajak dalam studi ilmu balaghah. Setelah melakukan penelitian secara seksama, penulis menemukan adanya susunan kalam Tuhan pada surat al-Infithar dengan gaya bahasa yang begitu indah (sajak). Sajak tersebut menggambarkan keterkaitan antara bunyi dan makna dengan penuh keserasian, yaitu; Huruf akhir dari ayat I -5 sama-sama berbentuk huruf ta', maknanya tentang fenomena keterjungkirbalikan dunia pada saat kiamat tiba. Huruf akhir dari ayat 6 adalah mim, berbecla dengan 5 ayat sebelumnya, maknanya tentang penyebab yang membuat manusia mendurhakai Allah. Huruf terakhir ayat 7 dan 8 berupa kaf, maknanya tentang penciptaan manusia yang begitu sempuma dibanding makhluk lainnya. Huruf terakhir ayat 9-12 berbentuk nun, yang bennakna pengetahuan tentang perbuatan-perbuatan manusia yang diketahui oleh malaikat-malaikat chafidhun dan katibun. Ayat I 3 dan 14 berakhiran huruf mim lagi, namun berbeda makna dengan mim sebelumnya, yakni tentang perbedaan balasan bagi orang-orang yang berbakti (mukmin) dan yang durhaka terhadap Allah (orang kafir). Ayat 15-18 berakhiran huruf nun lagi, tapi maknanya berbeda dengan nun sebelumnya, yakni tentang hari pembalasan. Terakhir, ayat 19 berakhiran huruf ha', maknanya tentang kekuasaan Allah terutama pada hari kiamat. Keseluruhan isi kesembilan betas ayat tersebut menggambarkan rahasia Tuhan yang begitu besar yakni hari kiamat atau hari pembalasan. Jadi, dapat ditarik kesimpulan bahwasanya ada perbedaan makna jika bunyi huruf akhirnya berbeda. Sebaliknya, ada kesepadanan makna jika bunyi huruf akhimya sama. Ini merupakan sesuatu yang baru dan belum ditemukan dalam teori­ teori sebelumnya.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Khoiriyah, Salimatul--UNSPECIFIED
Subjects: Kesusastraan > Kesusastraan Arab
Keywords: Lafadh yang bersajak; sastra Arab
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > Bahasa dan Sastra Arab
Depositing User: Editor : Abdun Nashir------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 20 Sep 2017 03:48
Last Modified: 08 Dec 2017 16:35
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/20276

Actions (login required)

View Item View Item