Memudarnya keadaban publik

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

A'la, Abd (2017) Memudarnya keadaban publik. Kompas.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://www.uinsby.ac.id/kolom/id/206/memudarnya-ke...

Abstract

Berbicara tentang memudarnya keadaban publik, satu hal yang sama sekali tidak bisa diabaikan adalah pendidikan. Dalam ungkapan lain, incivility yang kian menguat saat ini selain merujuk pada aspek-aspek kehidupan sebagaimana diangkat di atas, juga terkait dengan dunia pendidikan dalam beberapa dasawarsa terakhir yang belum sepenuhnya sesuai dengan harapan kita, dan tujuan pendidikan itu sendiri. Realitas menunjukkan, tidak sedikit anak dan pemuda hasil dunia pendidikan kita yang menampakkan diri, sampai batas tertentu, sebagai generasi yang kurang memiliki kecerdasan moral yang memadai. Akibatnya, persoalan-persoalan yang menghadang mereka memojokkan mereka ke dalam kegamangan yang membuat mereka tidak tahan banting, mudah terombang-ambing, dan mudah bersikap pragmatis. Bahkan, kehidupan global yang menantang terkadang melunturkan identitas dan jati mereka sebagai bangsa yang religius, ramah, mandiri, dan sejenisnya. Hal itu, sekali lagi, mendesak kita untuk meletakkan nasionalisme religius kita sebagai dasar kebijakan dalam perumusan, pengembangan, dan penguatan agenda bangsa ke depan. Dunia pendidikan seutuhnya harus berada dalam bingkai kokoh ini. Semua ini menuntut kesungguhan kita untuk segera melangkah. Kehidupan tidak pernah berhenti, atau bangsa ini akan mati suri.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Article
Creators:
CreatorsEmailNIM
A'la, AbdUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Adab
Divisions: Karya Ilmiah > Artikel Mass Media
Depositing User: Users 225 not found.
Date Deposited: 23 Sep 2017 09:19
Last Modified: 23 Sep 2017 09:24
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/20319

Actions (login required)

View Item View Item