Relasi Tuhan dan manusia menurut Syed Muhammad Naquib Al-Attas

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Maulidah, Tri Arwani (2018) Relasi Tuhan dan manusia menurut Syed Muhammad Naquib Al-Attas. Masters thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Tri Arwani Maulidah_F02115039.pdf

Download (4MB)

Abstract

Pola pikir Barat yang sekuler menurut al-Attas, hanya mementingkan unsur kemanusiaan dan materi menjauhkan manusia dari unsur spirtualitas seperti agama dan Tuhan. Pola pemikiran Barat, memunculkan alam yang bersifat independen begitu saja, kekal, dan berjalan mandiri sesuai hukum alam dengan menafikan kehendak Tuhan, sehingga lahirlah ilmu-ilmu pengetahuan sekuler yang tidak menjadikan alam ini sebagai tanda-tanda keberadaan Tuhan sehingga ilmu pengetahuan ini pun tidak mampu menghantarkan manusia kepada realitas hakiki. Gagasan Al-Attas mengenai islamisasi ilmu pengetahuan sangat dipengaruhi oleh padangannya mengenai konsep ketuhanan, konsep manusia. yang kemudian dari dua pandangannya tersebut kemudian dapat diperoleh pendangan Syed Naquib Al-Attas tentang relasi Tuhan dan Manusia. Relasi Tuhan dan manusia dalam pandangan Al-Attas sangat berhubungan dengan konsep Al-Attas mengena ketuhanan yang membedakan juga konsep Tuhan sebagai Rabb dan Tuhan sebagai Ilah. Tuhan sebagai Ilah yang didapat dar konsep tauhid uluhiyah, memiliki arti tidak menyekutukan-Nya dan tunduk serta taat kepada-Nya degan cara, metode serta jalan yang telah dtunjukkan dan disetujui oleh-Nya. Sedangkan Tuhan sebagai Rabb didapatkan dari konsep tauhid rububiyah, yang meyakini Allah sebagai Sang Pencipta, Yang Memiliki dan Yang Mengatur. Ketika relasi antara Tuhan dan manusia ditinjau dari konsep tauhid uluhiyah, maka posisi manusia adalah seorang hamba Allah yang tujuan awal dari penciptaan dan eksistensi manusia untuk mengabdi kepada Allah dengan penuh kesadaran dan keinginan karena Allah semata dan sesuai dengan syari’at-Nya. Sedangkan dilihat dari konsep tauhid rububiyah manusia memiliki amanah sosial sebagai khalifah Allah di bumi Sebagai khalifah di bumi yang harus menjadikan Al-Quran dan hadish sebagai pedoman utama.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Masters)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Maulidah, Tri Arwaniniemaulidah@gmail.comUNSPECIFIED
Subjects: Filsafat
Filsafat > Filsafat Agama
Keywords: Konsep Ketuhanan; Konsep Manusia; Relasi Tuhan dan Manusia; Syed Muhammad Naquib Al-Attas
Divisions: Program Magister > Filsafat Agama
Depositing User: Maulidah Tri Arwani
Date Deposited: 09 Feb 2018 08:00
Last Modified: 09 Feb 2018 08:01
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/22472

Actions (login required)

View Item View Item