Tinjauan Fiqih Siyasah terhadap kewenangan komisi informasi dalam UU no. 14 tahun 2008

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Nasirudin, Muh. Hamam (2011) Tinjauan Fiqih Siyasah terhadap kewenangan komisi informasi dalam UU no. 14 tahun 2008. Undergraduate thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Muh. Hamim Nasiruddin_C3207037.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Skripsi ini adalah hasil penelitian kepustakaan untuk menjawab pertanyaan : bagaimana kewenangan komisi informasi dalam penyelesaian sengketa informasi publik dalam kajian undang-undang maupun kajian fiqih siyasah? Data penelitian dihimpun melalui pembacaan dan kajian teks (teks reading) dan selanjutnya dianalisis dengan teknik deskriptif-verivikatif. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa Dalam undang-undang tersebut telah dijelaskan bahwa Komisi Informasi dalam hal penyelesaian perkara informasi publik dengan cara mediasi danlatau ajudikasi. Dan untuk melaksanakan penyelesaian perkara tersebut komisi infonnasi mempunyai kewenangan untuk memanggil, mempertemukan, atau bahkan menghadirkan badan informasi terkait dalam sengketa, itu berat1i tidak ada pihak manapun yang dapat menghalang-halangi komisi infonnasi untuk memanggil seseorang atau badan publik yang terkait. Selain itu Komisi Infonnasi juga mempunyai kewenangan unt uk bebas meminta bahan, catatan, barang bukti yang terkait dengan sengketa tersebut untuk menjadi pertintbangan komisi infonnasi dalam menyele aikan permasalaban-pennasalahan infonna5i. masyarakat atau badan informasi tidak diperkenankan menghalangi mcnyembunyikan bahan-bahan yang dibut uhkan oleh komisi informasi pada saat itu. Keberadaan Komisi Informasi beserta kewenangannya di Indonesia sesuai dan tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip pengawasan dalam Fiqih Siyasah. Yaitu konsep Tahkim, Keadilan dan al-anu bi al-ma'rufwa al-nahy 'an al-munkar untuk mewujudkan ketentramanan ketertiban umum dan untuk memperkecil terjadinya pelanggaran hak asasi manusia sebagaimana fungsi yang dimiliki oleh wilayat al-Mazalim dalam ketatanegaraan Islam.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Nasirudin, Muh. HamamUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Fikih > Fikih Siyasah
Hukum > Hukum Tata Negara
Informasi
Keywords: Fiqih Siyasah; kewenangan komisi informasi; UU no. 14 tahun 2008
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Siyasah Jinayah
Depositing User: Editor : samid library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 16 Mar 2018 03:14
Last Modified: 16 Mar 2018 03:14
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/23868

Actions (login required)

View Item View Item