Pengembangan modul terapi seni kaligrafi Islami untuk meningkatkan konsep diri seorang remaja di Desa Karangdowo Sumberrejo Bojonegoro

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Febriyanti, Lia Lutfiana (2018) Pengembangan modul terapi seni kaligrafi Islami untuk meningkatkan konsep diri seorang remaja di Desa Karangdowo Sumberrejo Bojonegoro. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Lia Lutfiana Febriyanti_B53214022.pdf

Download (2MB)

Abstract

Fokus penelitian ini adalah 1) Bagaimana proses pengembangan modul terapi seni kaligrafi Islami untuk meningkatkan konsep diri seorang remaja di Desa Karangdowo Sumberrejo Bojonegoro? 2) Bagaimana hasil pengembangan modul terapi seni kaligrafi Islami untuk meningkatkan konsep diri seorang remaja di Desa Karangdowo Sumberrejo Bojonegoro? Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian dan pengembangan (research and development), dengan analisis data kualitatif, yaitu peneliti membandingkan teori dengan praktik di lapangan mengenai proses dan hasil pengembangan modul terapi seni kaligrafi Islami dalam upaya meningkatkan konsep diri seorang seorang remaja di Desa Karangdowo Sumberrejo Bojonegoro. Sementara pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi, serta dokumentasi. Adapun proses pengembangan produk dilakukan sesuai dengan prosedur penelitian dan pengembangan menurut Sugiyono, yaitu dalam 3 tahap. Tiga tahap tersebut antara lain: tahap perencanaan penelitian, tahap pengembangan produk, dan tahap uji produk. Berdasarkan penyajian data dan analisis data yang telah diperoleh, maka dapat disimpulkan bahwa terapi seni kaligrafi Islami menggunakan modul bernama “Kaligrafi; Seni Meningkatkan Konsep Diri” cukup berhasil meningkatkan konsep diri seorang seorang remaja di Desa Karangdowo Sumberrejo Bojonegoro. Hal ini dapat dilihat dari adanya peningkatan indikator konsep diri pada hasil checklist pengukuran konsep diri yang diberikan sebelum dan sesudah pelaksanaan terapi. Adapun indikator tersebut di antaranya: tidak terganggu dengan kekurangan diri (skala 3), selalu siap memperbaiki diri (skala 4), merasa setara dengan orang lain (skala 3), percaya dengan kemampuan diri (skala 4), dan senang menjadi diri sendiri (skala 4). Hal ini diperkuat dengan pernyataan konseli bahwa ia merasa lega karena terfasilitasi untuk mengungkapkan hal-hal yang seringkali dipendamnya. Selain itu, ia juga lebih mencintai dirinya sendiri dengan segala anugerah yang diberikan Allah pada dirinya, sehingga perasaan tidak berharga dan tidak mampu yang ada dalam benaknya bisa berkurang.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Febriyanti, Lia Lutfianalialutfiana22@gmail.comUNSPECIFIED
Subjects: Bimbingan Konseling
Psikoterapi > Psikoterapi Islam
Remaja
Keywords: Terapi seni kaligrafi Islami; konsep diri; remaja
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Bimbingan dan Konseling Islam
Depositing User: Febriyanti Lia Lutfiana
Date Deposited: 09 Aug 2018 06:49
Last Modified: 09 Aug 2018 06:49
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/26748

Actions (login required)

View Item View Item