Penelitian terhadap hadis amal-amal yang paling utama dalam Sunan At Tirmizi: dengan nomor indeks 1960

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Suyanto, Suyanto (1999) Penelitian terhadap hadis amal-amal yang paling utama dalam Sunan At Tirmizi: dengan nomor indeks 1960. Undergraduate thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Suyanto_E03393105.pdf

Download (9MB)
Official URL: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/29026

Abstract

Hadis yang beredar dalam masyarakat Islam jumlahnya mencapai ratusan ribu, baik itu yang berkualitas sahih yang siap pakai sampai dengan hadis-habis palsu. Segolongan dari pembuat bid’ah yang dinamakan dengan karamiyah berpendirian membolehkan membuat hadis-hadis maudu’ dalam bab targib dan tarhid. Berangkat dari kenyataan inilah maka tergugah hati para ahli hadis untuk mengadakan pengoleksian dan penyaringan terhadap hadis-hadis yang beredar dalam masyarakat untuk dipilah dan diambil hanya yang sahih dan hasan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah; 1. Bagaimana kondisi sanad (ketersambungan dan identitas individu periwayat) hadis amal-amal yang paling utama berdasarkan kaedah kritik sanad. 2. Bagaimana kondisi matan (keutuhan redaksi, kebenaran substansi) hadis amal-amal yang paling utama berdasarkan kritik matan. 3. Bagaimana menyikapi terhadap jawaban Rasul yang berbeda dari tema yang sama tersebut. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode dedukdi dan metode induksi. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa amal-amal yang paling utama dalam Sunan At Tirmidzi adalah; 1. Sanad hadisnya bermartabatkan “Hasan Lizatihi, bermartabatkan demikian karena seluruh sanadnya bersambung, adil dan dijumpai ada satu sanad yang mendapatkan penilaian la ba’sa bihi dari At Tirmidzi yang ditujukan pada diri Ahmad bin Muhammad, dan selebihnya siqah semuanya, begitu pula sanadnya terhindar dari ‘illat dan syaz. 2. Matan hadisnya bermartabatkan sahih, karena matannya selaras dengan petunjuk al-Qur’an, tidak bertentangan dengan hadis yang mutawatir maupun hadis ahad yang lebih kuat, begitu pula ia tidak bertentangan dengan akal sehat maupun dengan kebenaran sejarah. 3. Iktifatul hadis (jawaban-jawaban Rasul yang berbeda) cara menyikapinya dengan al Jam’u, yaitu dengan mengumpulkan semua bentuk amal-amal yang paling utama dari riwayat-riwayat yang telah diketahui kesahihannya.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Suyanto, SuyantoUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Perilaku
Hadis
Indeks
Keywords: Hadis; amal yang paling utama; Sunan At Tirmidzi; no. indeks
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Tafsir Hadis
Depositing User: Editor : samid library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 11 Jan 2019 08:34
Last Modified: 11 Jan 2019 08:34
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/29026

Actions (login required)

View Item View Item