Makna satu Suro dalam perspektif komunikasi antar budaya: studi kualitatif di Dusun Sugihan Desa Kedung Sumber Kecamatan Temayang Kabupaten Bojonegoro

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Masruri, Moh. Nurul (2011) Makna satu Suro dalam perspektif komunikasi antar budaya: studi kualitatif di Dusun Sugihan Desa Kedung Sumber Kecamatan Temayang Kabupaten Bojonegoro. Undergraduate thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Moh. Nurul Masruri_B06207093.pdf

Download (2MB)

Abstract

Pada penelitian ini, peneliti membahas tentang apa makna dan bagaimana proses pemaknaan Satu Suro dalam Perspektif Komunikasi Antarbudaya di masyarakat Dusun Sugihan, Kedung Sumber, Temayang, Bojonegoro. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami dan mendeskripsikan makna dan proses pemaknaan Satu Suro dalam komunikasi antarbudaya bagi masyarakat Dusun Sugihan. Untuk mengungkap pem1asalahan tersebut agar didapat hasil yang baik dan maksimal, peneliti menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Kemudian data yang sudah diperoleh dianalisis menggunakan analisis data model interaktif. Hasil penelitian dan fakta di lapangan ditemukan bahwa makna satu Suro bagi masyarakat dusun Sugihan yaitu: Satu Suro bagi masyarakat dusun Sugihan lebih dimaknai sebagai refleksi diri dalam mensyukuri nikmat Tuhan. Masyarakat dusun Sugihan memperingati satu Suro dengan melaksanakan selamatan Suroan, hal tersebut dilakukan masyarakat dengan tujuan untuk mengucap rasa syukur terhadap segala nikmat yang diberikan Tuhan. Adapun proses pemaknaannya yaitu: Proses pemaknaan satu Suro sebagai refleksi diri dalam mensyukuri nikmat Tuhan yang dilakukan melalui proses pewarisan tradisi. Proses pewarisan tradisi ini dapat dilihat dari interaksi yang terjadi dalam masyarakat, interaksi ini merupakan interaksi antargenerasi yang terjadi pada proses interaksi antara orang tua-orang tua dahulu dengan anak maupun cucunya, mereka memberikan wejangan atau pesan kepada anak maupun cucunya agar pada setiap satu Suro untuk mengikuti selamatan atau syukuran yang diadakan oleh masyarakat sekitar di masjid ataupun ditempat-tempat yang lain. Dari penelitian ini, saran yang dapat dijadikan pertimbangan bagi peneliti lain jika akan melakukan penelitian sejenis adalah agar peneliti lebih membahas bagaimana bentuk atau model komunikasi yang biasa dilakukan warga yang berbeda budaya disatu wilayah atau satu tempat dalam menjalankan suatu prosesi atau ritual kebudayaan mereka.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Masruri, Moh. NurulUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Ilmu Komunikasi
Keywords: Makna Satu Suro; Komunikasi Antar Budaya
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Ilmu Komunikasi
Depositing User: Editor : Arifah Wikansari------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 11 Jan 2019 09:10
Last Modified: 11 Jan 2019 09:10
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/29028

Actions (login required)

View Item View Item