Tinjauan Hukum Pidana Islam terhadap Pencurian yang dilakukan Penyandang Disabilitas ; putusan Nomor 2607/Pid.B/2017/PN.Sby

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Umami, Fitrotul (2019) Tinjauan Hukum Pidana Islam terhadap Pencurian yang dilakukan Penyandang Disabilitas ; putusan Nomor 2607/Pid.B/2017/PN.Sby. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Fitrotul Umami_C03213020.pdf

Download (1MB)

Abstract

Skripsi dengan judul Tinjauan Hukum Pidana Islam terhadap Pencurian yang Dilakukan oleh Orang Penyandang Disabilitas (Studi Putusan Pengadilan Negeri Surabaya No. 2607/Pid.B/2017/PN.SBY) adalah hasil penelitian kepustakaan untuk menjawab pertanyaan bagaimana pertimbangan hakim terhadap pidana pencurian yang dilakukan oleh penyandang disabilitas dalam putusan No. 2607/Pid.B/2017/PN.SBY?, serta bagaimana analisis hukum pidana islam terhadap pencurian yang dilakukan oleh penyadang disabilitas terhadap putusan No. 2607/Pid.B/2017/PN.SBY. Data penelitian dihimpun melalui kajian dokumen, yang selanjutnya diolah dengan beberapa tahap yaitu editing organizing dan analising yang selanjutnya akan dianalisis mengunakan teknik deduktif.
Hasil penelitian menyimpulkan bahwa pertimbangan hukum hakim terhadap pencurian yang dilakukan orang penyandang disabilitas dalam putusan No. 2607/Pid.B/2017/PN.SBY., menyatakan bahwa tersangka merupakan penyandang disabilitas kapasitas intelegensi pada kapasitas retardasi mental ringan dengan gangguan intelektual, sehingga Hakim memutuskan status hukum tersangka dengan keputusan tidak bersalah dan dibebaskan dari tuntutan hukum Hal ini juga didasarkan pada hasil pemeriksaan Ahli Psikologi, yang menyatakan bahwa Agustinus Dwijo Widodo memiliki kapasitas intelegensi pada kapasitas retardasi mental ringan, secara fisik tampak normal, namun rendahnya fungsi intelektual umum yang terjadi dalam periode perkembangan dan berkaitan dengan salah satu atau lebih diantara faktor (1) kemasakan, (2) kemampuan belajar, (3) penyesuaian sosial.. Tinjauan hukum pidana Islam terhadap pencurian yang dilakukan orang penyandang disabilitas terhadap putusan No. 2607/Pid.B/2017/PN.SBYMaka dapat disimpulkan bahwa dalam syari’at (hukum) Islam pertanggungjawaban itu didasarkan pada tiga hal : (1) Adanya perbuatan yang dilarang (2) Perbuatan itu dikerjakan dengan kemauan sendiri (3) Pelaku mengetahui akibat dari perbuatan itu. Hal ini didasarkan pada dalil al-Qur‘an surat an- Nur, ayat 59, bahwa: “Dihapuskan ketentuan dari tiga hal; dari orang tidur sampai ia bangun, dari orang yang gila sampai ia sembuh dan dari anak kecil sampai ia dewasa”. Berdasarkan hal tersebut putusan bebas terhadap Agustinus Dwijo Widodo telah sesuai dengan konsep hukum pidana islam. Sejalan dengan simpulan di atas, maka perlu dilakukan penelitian yang lebih mendalam untuk menambah kasanah pengetahuan berkaitan dengan pengklasifikasian pelaku pidana terutama cara pandang terhadap pelaku pidana, sehingga sedikit banyak hasil penelitian ini nantinya diharapkan dapat memberikan kontribusi pemikiran di bidang hukum Islam. Masyarakat lebih mengkaji lagi, dalam praktek sosial masyarakat sehingga hasil penelitian ini nantinya diharapkan masyarakat mengetahui bagaimana tinjauan hukum pidana Islam terhadap tindak pidana yang dilakukan oleh penyandang disabilitas.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Umami, Fitrotulfitrotulumami99@gmail.comUNSPECIFIED
Subjects: Hukum
Hukum > Hukum Pidana Islam
Keywords: Pencurian yang dilakukan penyandang disabilitas; pencuri disabilitas; Disabilitas; Pencurian.
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Pidana Islam
Depositing User: Umami Fitrotul
Date Deposited: 21 Feb 2019 04:31
Last Modified: 21 Feb 2019 04:31
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/30613

Actions (login required)

View Item View Item