Penggunaan Produk M-Dinar pada gerai Dinar Surabaya sebagai Alat Pembayaran Menurut Undang-Undang Bank Indonesia dan Hukum Islam

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Ahiroh, Zadatun Fitrotul (2010) Penggunaan Produk M-Dinar pada gerai Dinar Surabaya sebagai Alat Pembayaran Menurut Undang-Undang Bank Indonesia dan Hukum Islam. Undergraduate thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Zadatun Fitrotul Ahiroh_C02206130.pdf

Download (3MB)
Official URL: http://digilib.uinsby.ac.id/id/eprint/32328

Abstract

Skripsi yang berjudul Penggunaan Produk M-Dinar Pada Gerai Dinar Surabaya Sebagai Alat Pembayaran Menurut Undang-Undang Bank Indonesia dan Hukum Islam adalah basil penelitian lapangan untuk menjawab pertanyaan bagaimana cara menggunakan m-dinarsebagai alat pembayaran di Gerai Dinar Surabaya, bagaimana penggunaan m-dinar sebagai alat pembayaran menurut UU Bank Indonesia, dan bagaimana tinjauan Hukum Islam terhadap penggunaan produk m-dinar sebagai alat pembayaran. Data yang diperlukan dalam penelitian ini dikumpulkan dengan observasi, interview, dan telaah pustaka, setelah data terkumpul kemudian dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif dalam pemaparan data, kemudian dengan metode analisis kontradiktif dengan UU BI serta menggunakan pendekatan logika induktif untuk memperoleh kesimpulan menurut hukum Islam. Hasil penulisan ini menyimpulkan bahwa pemilik m-dinar dapat mulai menggunakannya sebagai alat pembayaran dalam transaksi antar sesama pemilik account atau untuk membeli barang di merchant yang menerima pembayaran menggunakan m-dinar , sedangkan menggunakan m-dinar sebagai alat pembayaran adalah termasuk sesuatu hal yang melanggar pasal 2 UU Bank Indonesia, dan sedangkan penggunaan m-dinar sebagai alat pembayaran tidak bertentangan dengan teori arf dalam hukum Islam, serta hukum bendanyanya mengikuti penopangnya yaitu emas, karenanya berlaku pada m-dinar hukum-hukum emas seperti adanya 'illat riba, dan kewajiban mengeluarkan zakat ketika mencapai nisab, dan yang terakhir boleh menjadikan m-dinar ini sebagi modal pada transaksi Bay'al-salam Oual-beli dengan pesanan) dan al-syarikat (berkongsi) atau mudharabah. Sejalan dengan kesimpulan di atas maka kepada semua pihak disarankan, menyempurnakan sistem ekonomi Islam yang berlandaskan keadilan dengan mengembalikan sistem baku emas yang dulu pernah ada, dan untuk melindungi nilai tabungan dari penurunan nilai karena inflasi maka cara yang adil dan dibenarkan oleh syari'at adalah dengan menabungnya dalam bentuk emas yang nilainya tetap dari zaman ke zaman.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Ahiroh, Zadatun FitrotulUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Ekonomi
Mata Uang
Keywords: M-Dinar; Alat Pembayaran
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Editor : Kuntum L.R------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 28 Jun 2019 07:06
Last Modified: 28 Jun 2019 07:06
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/32328

Actions (login required)

View Item View Item