Kritik Maḥmūd Abū Rayyah terhadap Ḥadith dalam perspektif sosiologi pengetahuan

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Ubaidillah, Muhammad Burhanuddin (2018) Kritik Maḥmūd Abū Rayyah terhadap Ḥadith dalam perspektif sosiologi pengetahuan. PhD thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Muhammad Burhanuddin Ubaidillah_ F53314043.pdf

Download (4MB)

Abstract

Maḥmūd Abū Rayyah termasuk intelektual Mesir produktif dalam menulis dan publikasi. Anomali rekonstruksi redefinisi Sunnahnya, delegitimasi Sunnah, rekonstruksi metodologis kodifikasi Ḥadith dan kritiknya terhadap Ṣaḥīḥ al-Bukhārī membawa implikasi serius dan guncangan akademik terhadap teori studi Ḥadith. Terlepas dari kontroversi yang terjadi, pandangan objektif menjadi catatan signifikan dalam realitas pengetahuan. Konteks inilah yang akan penulis kaji dalam perspektif sosiologi pengetahuan triad dialektika Peter L. Berger. Untuk menganalisa rekonstruksi Sunnah Maḥmūd Abū Rayyah, dirumuskan empat pertanyaan: 1) Bagaimana kritik Maḥmūd Abū Rayyah terhadap Ḥadith dan pandangan ulama terhadapnya?, 2) Bagaimana struktur rasionalitas kritik Ḥadith Maḥmūd Abū Rayyah?, 3) Bagaimana konteks sosial, politik dan budaya yang secara timbal balik mempengaruhi kritik Ḥadith Maḥmūd Abū Rayyah?, dan 4) Bagaimana kritik Ḥadith Maḥmūd Abū Rayyah dalam perspektif sosiologi pengetahuan Peter L. Berger? Disertasi ini menggunakan metode historis dalam merekonstruksi fakta sejarah secara sistematis dengan mengumpulkan, mengevaluasi, memverifikasi dan mensintesiskan fakta untuk menetapkan fakta objektif. Pendekatan sosiologi pengetahuan diaplikasikan untuk menganalisa perkembangan pemikiran, hubungan timbal balik antara pemikiran dengan konteks sosial yang melingkupi, proses individu memperoleh pengetahuan, pengorganisasian institusional serta distribusi sosial pengetahuan dalam rangka memberikan sudut pandang baru. Hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut: 1) redefini Sunnah Maḥmūd Abū Rayyah bersifat sempit secara substantif tanpa melihat perkembangan esensi Sunnah yang diterima generasi belakangan. Delegitimasi Sunnahnya disangsikan ulama, argumen mengeluarkan Sunnah dari lingkup shari‘at tidak bisa diterima. Rekonstruksi metodologis kodifikasi Ḥadithnya disangsikan ulama, riwayat Ḥadith dan ‘amal mutawātir sahabat sanadnya terdapat orang-orang yang masih perlu ditinjau kembali, 2) struktur rasionalitasnya adalah teologis Hegelian dan taktik kritik Nietzschean. The theory of the union of opposites Hegel digunakan dalam rangka melengkapi konsep tesis dan antitesis agar tercipta konsep baru tanpa meniadakan kebenaran masing-masing. Rekonstruksinya mentransformasikan kesadaran studi historiografi antara dualisme tradisionalis dan modernis dalam kajian teks, 3) struktur rekonstruksi Sunnahnya terpengaruh role specific knowledge aliran rasionalis, dan inkar Sunnah dalam membangun kembali kajian realitas pengetahuan baru, dan 4) Eksternalisasinya memiliki karakter sui generis sebagai perlawanan terhadap mayoritas ulama. Realitas empat aliran studi Ḥadith memberikan struktur kokoh sebagai aktivitas penataan bermakna. Objektivasinya bertolak dari redefinisi dan delegitimasi Sunnah menuju rekonstruksi metodologis kodifikasi. Internalisasinya melahirkan definisi-definisi tandingan sebagai cermin tidak adanya hubungan simetri. Membawa perubahan definisi dari kerangka sakral kepada kerangka rasional dengan aspek sekularisasi dan pluralitas. Agama terjerumus pada krisis kredibilitas, sulit mempertahankan dan membangun kembali struktur rasionalitas yang layak bagi agama karena kehilangan kekokohannya sebagai legitimasi sosial.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (PhD)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Ubaidillah, Muhammad Burhanuddinburhanudinubaidillah24@gmail.comF53314043
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorMughni, SyafiqUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Thesis advisorIdri, IdriUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Pemikiran
Sosiologi
Hadis
Keywords: Kritik Maḥmūd Abū Rayyah; Ḥadith sosiologi pengetahuan
Divisions: Program Doktor > Dirasah Islamiyah
Depositing User: Ubaidillah M. Burhanuddin
Date Deposited: 26 Aug 2019 05:16
Last Modified: 26 Aug 2019 05:16
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/32834

Actions (login required)

View Item View Item