Mohammad Hatta dan Sosialisme Islam

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Mahfud, Maula Husien (2019) Mohammad Hatta dan Sosialisme Islam. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Maula Husien Mahfud_A92215099.pdf

Download (2MB)

Abstract

Skripsi ini berjudul “Mohammad Hatta dan Sosialisme Islam”, permasalahan yang akan dibahas dalam skripsi ini meliputi, (1) Apa saja yang melatarbelakangi lahirnya pemikiran Sosialisme Islam dalam pandangan Mohammad Hatta? (2) Siapa saja tokoh-tokoh nasional yang mempunyai pemikiran Sosialisme Islam? (3) Bagaimanakah konsep Sosialisme Islam dalam pemikiran Mohammad Hatta dan pengaruhnya bagi bangsa Indonesia? Metode penelitian yang digunakan dalam skripsi ini adalah metode penelitian sejarah yang terdiri dari tahap heuristik, verifikasi, interpretasi dan historiografi. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan historis yang bertujuan untuk mengkaji, mengungkap atau menjelaskan peristiwa yang terjadi pada masa lampau. Sedangkan, konsep/teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori Wilhem Dilthey dalam bukunya Pattern and Meaning in History. Teori ini mencoba melakukan pendekatan dari biografi tokoh yang akan diteliti, dengan tujuan memahami kepribadian dari tokoh tersebut. Dengan memahami kepribadian tokoh tersebut dari sisi Sosial, Kebudayaan dan Pendidikan, kita dapat memhami bagaimana pemikiran sang tokoh tersebut terbentuk. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Latar belakang timbulnya pemikiran Sosialisme Islam dalam diri Mohammad Hatta dipengaruhi oleh Keluarga, Pendidikan dan Perjuangannya untuk memerdekakan Indonesia. Terlahir dari keluarga ulama’ yang mengajarkan nilai-nilai moral dan sosial. Pendidikan yang mengakibatkan dia bertemu dengan tokoh-tokoh Nasional seperti HOS Tjokrominoto dan Haji Agus Salim. Selanjutnya tahun 1932 Hatta lulus dari kuliahnya dan kembali ke tanah air sembari melahirkan pemikiran-pemikiran yang subtansial sebagai ide dasar untuk melawan penjajahan seperti Sosialisme Islam. (2) Tokoh-tokoh Nasional yang mempunyai gagasan Sosialisme Islam adalah HOS Tjokroaminoto dan Haji Agus Salim. Ide sosialisme Islam dari kedua tokoh ini adalah upaya untuk mempersentasikan bahwa dalam ajaran Agama Islam mengandung nila-nilai sosial yang ujungnya adalah kesamaan dan kesetaraan. (3) Gagasan Sosialisme Islam yang dimiliki Mohammad Hatta adalah suatu usaha untuk merelevansikan nilai-nilai sosial dalam ajaran Agama Islam dengan konsep-konsep Sosialisme. Jika paham Komunis adalah cara untuk mencapai masyarakat yang Sosialis menurut Marx. Maka Islampun kata Hatta juga dapat menjadi jalan untuk mewujudkan masyarakat yang Sosialis di Indonesia. Pengaruh pemikiran ini bagi bangsa Indonesia adalah sebagai ide perjuangan untuk melawan ideologi kolonial yakni Kapitalisme, Kolonialisme dan Imperialisme. Tidak hanya itu, ide Sosialisme Islam ini juga dipakai sebagai rujukan dalam disiplin keilmuwan seperti yang pernah dikutip oleh Muhidin M Dahlan dan Sri Edi Swasono.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Mahfud, Maula Husienuchihamaula@gmail.comA92215099
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorZuhdi, Achmaduchihamaula@gmail.comUNSPECIFIED
Subjects: Ideologi Islam
Islam
Sosiologi Islam
Keywords: Mohammad Hatta, Sosialisme Islam, Agama Islam, Ideologi
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > Sejarah dan Kebudayaan Islam
Depositing User: Mahfud Maula Husien
Date Deposited: 07 Aug 2019 08:17
Last Modified: 07 Aug 2019 08:17
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/33182

Actions (login required)

View Item View Item