Implementasi Permendikbud Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Program Indonesia Pintar dalam meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat : studi kasus Penerima Program Indonesia Pintar di Kelurahan Ujung, Kecamatan Semampir Kota Surabaya

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Fatoni, Fatoni (2019) Implementasi Permendikbud Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Program Indonesia Pintar dalam meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat : studi kasus Penerima Program Indonesia Pintar di Kelurahan Ujung, Kecamatan Semampir Kota Surabaya. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
FATONI_I71215026.pdf

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini berawal dari ketertarikan peneliti melihat adanya tetidaktepat sasarannya program indonesia pintar ini di Kelurahan Ujung Kecamatan Semampir Kota Surabaya. Ada dua rumusan masalah terkait penelitian ini 1.) Bagaimana Implementasi Permendikbud Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Program Indonesia Pintar Dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan Masyarakat di Kelurahan Ujung, Kecamatan Semampir Kota Surabaya, 2.) Faktor-faktor apa saja yang mendukung dan menghambat dalam Implementasi Permendikbud Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Program Indonesia Pintar Dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan Masyarakat di Kelurahan Ujung, Kecamatan Semampir Kota Surabaya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana implementasi dan faktor-faktor yang mendukung dan menghambat dari implementasi Permendikbud Nomor 19 tahun 2016 di Kelurahan Ujung Kecamatan Semampir Kota Surabaya. Untuk menjawab permasalahan tersebut peneliti menggunakan metode kualitatif deskriptif. Dalam penelitian kualitatif ini peneliti menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dokumentasi. Teori yang digunakakan memakai Teori Implementasi George Edward III dan Teori Implementasi Van Meter dan Van Horn.
Hasil Penelitian ini menujukkan bahwa, proses-proses dalam menjalankan sebuah kebijakan telah dilakukan oleh berbagai pihak guna menjalankan sebuah kebijakan yang telah dikeluarkan oleh pemerintah pusat agar kualitas pendidikan masyarakat dapat berubah. setidaknya ada 4 faktor yang dapat mempenagruhi berjalannya sebuah kebijakan mulai dari sumberdaya manusia dan sumberdaya non-manusia, komunikasi pihak Dinas Pendidikan selaku implementator dengan lembaga pendidikan, Struktur Birokrasi yakni ada sebuah pembagian kewenangan agar sebuah kebijakan tidak tumpang tindih dengan pihak lain, Disposisi dimana dinas pendidikan membagi tugas untuk pelaksaan atau implentasi sesuai dengan jenjang pendidikan yang ada di Dinas Pendidikan Kota Surabaya. Kemudian terkait dengan faktor-faktor yang mempengaruhi berjalannya PIP dibagi menjadi 2 yakni faktor Pendukung dan penghambat. Yang pertama yakni faktor pendukung setidaknya terdapat 5 fakor atau variabel yang dapat mendukun berjalannya implememtasi mulai dari karateristik agen pelaksana,standar dan sasaran kebijakan, hubungan antar organisasi, sumberdaya, kondisi ekonomi, sosial dan politik. Selanjutnya terkait dengan faktor yang menghambat penulis dapat menyimpulkan yakni adanya ketidaktepat sasarannya kebijakan ini serta sering telatnya pencairan dana akibat dari kurang pahamnya masyarakat dalam proses pencairan dana.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Fatoni, Fatonifatoni.toni23@gmail.comI71215026
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorIsmail, IsmailUNSPECIFIED196005211986081001
Subjects: Kebijakan Publik
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Politik
Depositing User: Fatoni Fatoni
Date Deposited: 15 Aug 2019 07:42
Last Modified: 15 Aug 2019 07:42
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/34857

Actions (login required)

View Item View Item