linguistic landscapes in Bangil: sign identification of Urban space in Kampung Arab

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Fhakhiroh, Zakiyatul (2019) linguistic landscapes in Bangil: sign identification of Urban space in Kampung Arab. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Zakiyatul Fhakhiroh_A73215081.pdf

Download (3MB)

Abstract

Linguistik landskap sebagai bidang penelitian baru dalam linguistik adalah bidang yang menarik untuk dipelajari. Bidang ini adalah bahasa terkait yang ditampilkan dalam bentuk tertulis di ruang publik. Hal ini termasuk teks tertulis yang ditampilkan secara jelas dalam papan-papan toko, plakat, nama jalan, dan jenis tanda publik lainnya di lingkungan perkotaan tertentu. Dalam penelitian ini fokus pada tanda-tanda di situs perkotaan Multilingual di kota kecil, Bangil, salah satu kota kecil di Jawa Timur. Analisis ini mengeksplorasi akumulasi multibahasa lanskap bahasa di Bangil terutama di lingkungan Kampung Arab di mana bertujuan untuk mengetahui berbagai bahasa yang muncul dalam ruang dan pilihan bahasa. Ada tujuh jalan yang dipilih sebagai tempat untuk diidentifikasi, yaitu: Jln. Bader, Jln. Ikan Paus, Jln. Dorang, Jln. Lumba-lumba, Jln. Hiu, Jln. Cucut dan Jln. Gurami. Peneliti mengoperasikan kerangka kerja Landry dan Bourhis tentang lanskap linguistik untuk deskripsi, jenis objek, dan klasifikasi tanda. Untuk menyajikan pilihan bahasa dari tanda-tanda, peneliti menerapkan teori pilihan bahasa dari Spolsky dan Cooper yang mengusulkan tiga kondisi: menulis bahasa yang Anda tahu, menangkap tujuan komunikatif, dan menegaskan kepemilikan. Di bawah metode kuantitatif-kualitatif, penelitian ini secara sugestif menyajikan pemahaman bagaimana penyebaran tanda-tanda di Kampung Arab dan alasan di balik pilihan bahasa dalam tanda-tanda tersebut. Selain itu, peneliti menggunakan observasi jalan dan wawancara. Dalam pengumpulan data, mengamati jalan-jalan yang dipilih, mewawancarai pemilik toko, dan menyalin catatan dilakukan. Kemudian, mengidentifikasi, mengklasifikasikan dan menganalisis data sebagai prosedur analisis data. Dan terakhir menarik kesimpulannya juga diperlukan. Hasilnya, 250 tanda ditemukan di Kampung Arab yang ditulis dalam empat bahasa, yaitu Indonesia, Inggris, Arab dan Jawa. Dalam semua persentase, sebagai Bahasa Nasional, Indonesia (47%) memegang posisi pertama, diikuti oleh dwibahasa Indonesia-Inggris (18%) dan diikuti Indonesia-Arab (17%). Terdapat beberapa macam alasan dalam memilih suatu bahasa tertentu hal ini terungkap bahwa ada lima syarat, yaitu: menulis bahasa yang akrab, menangkap tujuan komunikatif, menegaskan kepemilikan, Mengadopsi nama keluarga, dan Mendapatkan hasil diskusi dan kesepakatan.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Fhakhiroh, Zakiyatulzakiyatulfa@gmail.comA73215081
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorRohmah, Zuliatizettira@gmail.com197303032000032001
Subjects: Linguistik
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > Sastra Inggris
Depositing User: Fhakhiroh Zakiyatul
Date Deposited: 11 Oct 2019 03:29
Last Modified: 11 Oct 2019 03:29
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/35886

Actions (login required)

View Item View Item