Perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa dalam pemecahan masalah Matematika yang diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Search, Solve, Create and Share (SSCS) dan pembelajaran konvensional

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Kumalasari, Dita Fresti (2019) Perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa dalam pemecahan masalah Matematika yang diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Search, Solve, Create and Share (SSCS) dan pembelajaran konvensional. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Dita Fresti Kumalasari_D74213057.pdf

Download (1MB)

Abstract

Tujuan Penelitian ini untuk : (1) Untuk menguji perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran Search, Solve,Create and Share(SSCS) dengan siswa yang diajarkan menggunakan pembelajaran konvensional. (2) Untuk menguji perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran SSCS dengan siswa yang diajarkan menggunakan pembelajaran konvensional. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi-experimental, yaitu adalah jenis komparasi yang membandingkan pengaruh pemberian suatu perlakuan (treatment) pada suatu objek (kelompok eksperimen) serta melihat besar pengaruh perlakuannya. Populasi adalah seluruh subyek penelitian. Populasi penelitian ini adalah 2 kelas VIII di SMPN 6 Kota Mojokerto. Sedangkan sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi. Sampel dalam penelitian ini diambil dari populasi dengan teknik random sampling. Teknik random sampling adalah pengambilan sampel dari populasi yang dilakukan dengan merondom kelas, dengan mengambil dua kelas secara acak dari jumlah kelas yang ada. Hasil Penelitian ini adalah : (1) Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan nilai Asymp. Sig (2-tailed) post test kelas kontrol dan post test kelas eksperimen adalah 0,020 < 0,05 dengan taraf signifikansi 5% yang berarti H0 ditolak H1 diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara kemampuan berpikir kritis siswa yang menggunakan model pembelajaran Search,Solve, Create and Share (SSCS) dengan yang menggunakan pembelajaran konvensional. Perbedaan juga dapat dilihat dari nilai rata-rata nilai hasil post test kemampuan berfikir kritis siswa pada kelas kontrol sebesar 70,80 dan kelas eksperimen sebesar 80,46. (2) Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan nilai Asymp. Sig (2-tailed) post test kelas kontrol dan post test kelas eksperimen adalah 0,00 < 0,05 dengan taraf signifikan 5% yang berarti H0 ditolak H1 sehingga dapat disimpulkan ada perbedaan yang signifikan antara kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang menggunakan model pembelajaran Search,Solve, Create and Share (SSCS) dengan siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional. Perbedaan juga dapat dilihat dari nilai rata-rata hasil post test kemampuan pemecahan masalah matematika siswa pada kelas kontrol sebesar 36,49 dan kelas eksperimen sebesar 58,77.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Kumalasari, Dita Frestizafresti@gmail.comD74213057
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorSuparto, Supartoparto2469@gmail.com2002046901
Thesis advisorKurniawan, Agus Prasetyosugaghost@gmail.com2021088301
Subjects: Matematika
Pendidikan
Keywords: Search Solve Create and Share (SSCS); Berpikir Kritis; Pemecahan Masalah
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Matematika
Depositing User: Dita Fresti Kumalasari
Date Deposited: 06 Jan 2020 08:03
Last Modified: 06 Jan 2020 08:03
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/38453

Actions (login required)

View Item View Item