Analisis berpikir Pseudo Siswa dalam pemahaman konsep matematika dibedakan dari gaya belajar

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Maulida, Irma Nurul (2019) Analisis berpikir Pseudo Siswa dalam pemahaman konsep matematika dibedakan dari gaya belajar. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Irma Nurul Maulida_D94214101.pdf

Download (1MB)

Abstract

Matematika merupakan ilmu yang mempelajari tentang pola dan aturan sehingga mengharuskan siswa untuk aktif berpikir dalam memahami konsep pola dan aturan itu sendiri. Berpikir dalam memahami suatu konsep yang dilakukan siswa tidak sepenuhnya benar, masih banyak siswa yang melakukan kesalahan dalam memahami suatu konsep. Salah satu kesalahan yang sering terjadi adalah berpikir pseudo. Tujuan dari penelitan ini adalah untuk mendeskripsikan berpikir pseudo siswa bergaya belajar visual, auditori, dan kinestetik dalam pemahaman konsep matematika. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif data dengan pendekatan kualitatif. Pengambilan subjek menggunakan teknik Purposive Sampling untuk mengklasifikasikan gaya belajar siswa dan Snowball Sampling untuk mengetahui siswa berpikir pseudo di kelas IX-J MTs N Krian sehingga diperoleh subjek yang terdiri dari 6 siswa yaitu 2 siswa bergaya belajar visual, 2 siswa bergaya belajar auditori dan 2 bergaya belajar kinestetik yang berpikir pseudo. Teknik analisis data penelitian ini adalah analisis data kualitatif. Instrumen penelitian ini adalah angket gaya belajar, lembar penyelesaian masalah pemahaman konsep matematika dan pedoman wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Berpikir pseudo siswa bergaya belajar visual dalam pemahaman konsep matematika adalah kedua subjek mengalami berpikir pseudo konseptual salah dan pseudo analitik salah, kemudian untuk cara menjawab masalah siswa visual mengingat dari apa yang pernah dilihatnya, V_1 melihat dari buku, sedangkan V_2 melihat dari buku dan papan tulis. (2) Berpikir pseudo siswa bergaya belajar auditori dalam pemahaman konsep matematika adalah kedua subjek mengalami berpikir pseudo konseptual salah, pseudo analitik salah dan tidak berpikir pseudo, kemudian untuk cara menjawab syarat perlu atau syarat cukup dari suatu konsep siswa auditori mengingat dari apa yang pernah didengarnya dari guru. (3) Berpikir pseudo siswa bergaya belajar kinestetik dalam pemahaman konsep matematika adalah kedua subjek mengalami berpikir pseudo konseptual salah, pseudo analitik salah, pseudo analitik benar dan tidak berpikir pseudo, meskipun keduanya berbeda dalam memberikan alasan mengenai mengaplikasikan konsep atau algoritma dalam penyelesaian masalah yaitu subjek K_1 tidak dapat memberikan alasan sedangkan K_2 memberikan alasan salah, kemudian untuk cara menjawab masalah siswa kinestetik dari mengingat apa yang pernah dikerjakan.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Maulida, Irma Nurulirmanurulmaulida96@gmail.comD94214101
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorHamdani, SaepulUNSPECIFIED196507312000031002
Thesis advisorLailiyah, SitiUNSPECIFIED198409282009122007
Subjects: Matematika
Keywords: Berpikir Pseudo; Pemahaman Konsep; Gaya Belajar Visual; Gaya Belajar Auditori; dan Gaya Belajar Kinestetik
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Matematika
Depositing User: Irma Nurul Maulida
Date Deposited: 07 Jan 2020 03:51
Last Modified: 07 Jan 2020 03:51
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/38526

Actions (login required)

View Item View Item