SUNNATULLAH DALAM SURAT AL-FATH AYAT 23 MENURUT M. QURAISH SHIHAB DAN AHMAD MUSTHOFA AL-MARAGHI

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Hidayati, Tutut Nur (2015) SUNNATULLAH DALAM SURAT AL-FATH AYAT 23 MENURUT M. QURAISH SHIHAB DAN AHMAD MUSTHOFA AL-MARAGHI. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (209kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (230kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (404kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (680kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (603kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (509kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (283kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Masalah yang diteliti dalam penelitian ini adalah bagaimana penafsiran M. Quraish Shihab dan Musthofa al-maraghi dalam ayat sunnatullah yakni dalam surat Al-Fath ayat 23.
Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan secara terperinci tentang makna sunnatullah secara umum, tidak hanya itu penelitian ini juga mengupas pandangan M. Quraish Shihab dan Musthofa al-maraghi dalam surat al-Fath ayat 23.
Penelitian ini bersifat kepustakaan (library recearch) yang langkah-langkahnya melalui penggalian secara penelusuran terhadap kitab-kitab, buku-buku, dan berbagai media cetak lainnya berkaitan dengan penelitian ini. Selain itu penelitian ini juga menggunakan metode tahlily, yaitu metode menafsirkan ayat-ayat Alquran sesuai urutan yang tersusun dalam mushaf Uthmani dengan memaparkan segala aspek yang terkandung didalam ayat-ayat yang ditafsirkan, serta menerangkan makna-makna yang tercakup didalamnya sesuai keahlian dan kcenderungan penafsir.
Secara garis besar, penafsiran M. Quraish Shihab dan Musthofa al-maraghi tentang sunnatullah surat al-Fath dalam penelitian ini menjelaskan bahwa sunnatullah itu kebiasaan-kebiasaaan Allah dalam memperlakukan masyarakat. Dan hukum alam itu kebiasaan-kebiasaan yang dialami manusia, dimana pun dan sampai kapan pun hukum alam atau hukum kemasyarakatan itu tidak akan berubah.
Sunnatullah bermakna kebasaan-kebiasaan atau ketatapan-ketetapan, maka sunnatullah itu berlaku umum kepada siapa saja. Bukan hanya beraku kepada Nabi muhammad tetapi dalam ummatnya juga akan terjadi, jikalau itu Allah sudah menetapkannya.
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwasannya siapa yang bersungguh-sungguh dijalan Allahmaka disitu Allah akan memberikan pertolongan.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: Abd. Kholid
Creators:
CreatorsEmailNIM
Hidayati, Tutut NurUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Subjects: Tafsir > Tafsir Al Qur'an
Tafsir
Keywords: Sunatullah; Al-Quran; Tafsir
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Ilmu Alquran dan Tafsir
Depositing User: Editor : Rini Wahyuningsih------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 26 Jan 2016 03:33
Last Modified: 26 Jan 2016 03:33
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/3978

Actions (login required)

View Item View Item