Kepemimpinan organisasi dalam pengurus wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur: ditinjau dengan teori kepemimpinan karismatik Max Weber

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Kholis, Nur (2020) Kepemimpinan organisasi dalam pengurus wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur: ditinjau dengan teori kepemimpinan karismatik Max Weber. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Nur Kholis_I73216078.pdf

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini berawal dari ketertarikan peneliti terhadap kepemimpinan yang terdapat di keluarga besar Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur. Nahdlatul Ulama merupakan organisasi masyarakat keagamaan terbesar di Indonesia bahkan didunia. Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama memandang Kepemimpinan sebagai salah satu hal yang terpenting dalam masyarakat dan juga organisasi. Hal itu untuk mewujudkan visi misi, dan tujuan organisasi. Kepemimpinan di dalam Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur adalah kepemimpinan karismatik demokratis partisipatif, yaitu kepemimpinan yang didasarkan atas karisma, kewibawaan, dan kualitas yang dimiliki oleh Para Kyai dan Ulama. Kepemimpinan tertinggi berada pada Ulama dalam hal ini Syuriah, karena Nahdlatul Ulama adalah organisasi kumpulan para Ulama. setiap hal diputuskan melalui musyawarah mufakat. Setiap anggota dapat menyampaikan pandangan dan aspirasinya, serta berkontribusi Dalam pengambilan keputusan. Jadi tidak didominasi oleh pemimpin (Syuriah). Dan baru apabila musyawarah mufakat belum mampu, maka Syuriah berhak menentukan kebijakan dalam mengambil keputusan. dan keputusan dilaksanakan oleh setiap anggota organisasi. Dan itu terbukti efektif untuk menyelesaikan setiap dinamika dan tantangan organisasi, sehingga NU tetap berdiri tegak, dan lebih mudah diterima oleh setiap kalangan masyarakat. Penelitian ini dilaksanakan di Sekretariat Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur, yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif. Informan adalah para Pengurus Harian Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur mulai dari Ketua hingga anggota, badan otonom, dan juga anggota lembaga otonom Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur. Proses pengumpulan data didapat melalui observasi (pengamatan), wawancara, dan dokumentasi. Teknik dalam melakukan analisis data menggunakan interaktif yaitu pengumpulan data dan penyajian data. Sedangkan teori yang digunakan yaitu Teori Kepemimpinan Karismatik Max Weber. Hasil penelitian skripsi ini menunjukkan bahwa Kepemimpinan di Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur merupakan kepemimpinan karismatik demokratis partisipatif, yakni kepemimpinan yang didasarkan atas karisma, kewibawaan, dan kualitas diri yang dimiliki oleh Para Ulama. Meski demikian setiap anggota diberikan kesempatan untuk dapat menyampaikan pandanganya dalam menentukan keputusan, dan apabila belum ditemukan solusi, Syuriah dapat memutuskan, dan keputusan harus dijalankan oleh setiap anggota selama keputusan itu benar dan dapat membawa kemaslahatan. Dengan kepemimpinan karismatik demokratis yang diterapkan Nahdlatul Ulama dapat menjadi organisasi masyarakat keagamaan terbesar di Indonesia dan lebih mudah diterima oleh setiap kalangan masyarakat.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Kholis, Nurkholisridwannur@gmail.comI73216078
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorRois, Moch. Ilyasilyasrolis@gmail.com2018047701
Subjects: Sosiologi
Keywords: Organization leadership; Nahdlatul ulama; Charismatic leadership.
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi
Depositing User: Nur Kholis
Date Deposited: 21 Sep 2020 13:45
Last Modified: 21 Sep 2020 13:45
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/43925

Actions (login required)

View Item View Item