Strategi ketahanan pondok pesantren Ihyaul Ulum Dukun Gresik dalam Menangkal Radikalisme

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Habibi, Jauharul (2020) Strategi ketahanan pondok pesantren Ihyaul Ulum Dukun Gresik dalam Menangkal Radikalisme. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Jauharul Habibi_E01216015.pdf

Download (1MB)

Abstract

Pondok pesantren menjadi tempat untuk mendalami agama yang sudah dikenal sejak lama, bahkan sejak masuknya Islam ke Indonesia. Dinamika zaman yang semakin berkembang menuntut pesantren untuk mengikuti perkembangan agar tidak tertinggal. Arus perkembangan tersebut memberi sebuah efek pengaruh maupun dipengaruhi, termasuk pengaruh dari paham radikalisme. Banyak kasus tindakan radikalisme selalu dikaitkan dengan lembaga pendidikan pesantren, bahkan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme mempunyai daftar nama-nama pesantren yang melahirkan ideologi yang ditengarai mengarah kepada paham kekerasan. Maka penyebaran radikalisme menjadi suatu yang tidak bisa dianggap enteng, tidak melihat kepada siapa, organisasi apa, bahkan kepada kelompok yang mempunyai religiusitas tinggi seperti pesantren pun bisa saja dipengaruhi. Oleh karenanya penulisan ini ingin mengeksplorasi bagaimana pondok pesantren Ihyaul Ulum Dukun dalam strateginya menangkal paham radikalisme. Dalam penelitian ini metodologi yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, dengan analisis yang lebih ditekankan pada aspek deskriptif-analitis, sumber data yang diambil terbagi menjadi sumber primer dari keterangan langsung pengasuh pesantren, pengurus, ustaz, dan para santri, serta ditunjang dengan data-data sekunder seperti buku, naskah, dan sumber berita media. Pondok pesantren Ihyaul Ulum Dukun Gresik menerapkan strategi ketahanannya dalam menangkal paham radikalisme dengan dua model cara; yakni melalui intern pesantren melalui penguatan kurikulum, deteksi dini psikis santri, penegakan aturan, pelatihan sikap disiplin, dan bentuk dakwah yang diajarkan kepada para santri. Kemudian bentuk kedua melalui pihak ekstern diluar pesantren, yakni diikutsertakannya stakeholders terkait atau pemangku kepentingan yang juga bertugas menjaga keamanan dari tindakan radikalisme untuk turut memberikan pencegahan melalui sosialisasi atau pendekatan persuasif yang menekankan sosialisasi-pendidikan terkait sikap bagaimana menjaga keamanan dan ketentraman semesta, yang dalam hal tersebut bekerjasama dengan pihak tentara dan kepolisian.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Habibi, Jauharuljauharulhabibi3@gmail.comE01216015
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorUmam, Muchammad Helmihelmi.umam@uinsby.ac.id2004057901
Subjects: Pesantren
Radikal dan Radikalisme
Nahdlatul Ulama
Keywords: Radikalisme; Ihyaul Ulum; Jauharul Habibi.
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Aqidah Filsafat Islam
Depositing User: Jauharul Habibi
Date Deposited: 27 Jan 2021 02:24
Last Modified: 27 Jan 2021 02:24
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/45908

Actions (login required)

View Item View Item