Analisis Hukum Pidana Islam Dan Hukum Pidana Positif terhadap turut serta dalam tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan kematian: studi putusan Nomer 621/Pid.B/2018/Pn.Bgl

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Franciska, Marcia Nais Raerey (2020) Analisis Hukum Pidana Islam Dan Hukum Pidana Positif terhadap turut serta dalam tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan kematian: studi putusan Nomer 621/Pid.B/2018/Pn.Bgl. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Marcia Nais Raerey Franciska_C93216136.pdf

Download (1MB)

Abstract

Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research). Setelah semua data terkumpul, data diolah dan dianalisis dengan metode deskriptif analisis dengan pola pikir deduktif untuk memperoleh kesimpulan yang khusus dan dianalisis menurut Hukum Pidana Islam dan Hukum Positif. Analisis dari penelitian ini menunjukkan bahwa pertimbangan hukum hakim Pengadilan Negeri Bengkulu dalam perkara ini, hakim menjatuhkan hukuman berupa penjara 9 (sembilan) tahun, karena terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar ketentuan dalam Pasal 351 ayat 3 KUHP jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, dimana semua unsur yang ada dalam KUHP ini telah terpenuhi dengan apa yang dilakukan oleh terdakwa. Akan tetapi dalam putusannya majelis Hakim menjatuhkan hukuman pidana penjara 9 tahun, yaitu melebihi batas maksimal hukuman yang ada dalam Pasal 351 ayat 3 KUHP jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Hakim memutuskan suatu perkara yang melebihi batas maksimal hukuman dikarenakan ada hal-hal yang memberatkan yakni terdakwa baru tertangkap setelah 4 (empat) tahun setelah kejadian kasus tersebut. Eksaminasi Putusan terhadap kasus ini bertujuan untuk melihat apakah hakim dalam memutus perkara tersebut telah memenuhi asas-asas dan prinsip yang berlaku dalam hukum pidana. Pada prinsipnya majelis Hakim bebas dalam menentukan hukuman. Tetapi tidak boleh menjatuhkan hukuman lebih tinggi daripada ancaman maksimal dalam pasal yang ditentukan. Dalam hukum pidana Islam turut serta dalam tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan kematian termasuk dalam jarimah turut serta yang secara langsung (al-isytirak al-mubashir) hukumannya yakni jarimah qisas karena sesuai dengan perbuatannya. Diharapkan agar hakim lebih kritis dan bijaksana dalam menerapkan hukuman sehingga dapat menghasilkan putusan yang berkualitas serta menciptakan rasa keadilan bagi masyarakat.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Franciska, Marcia Nais Raereymarcianais98@gmail.comC93216136
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorWarjiyati, Sriyanto_dewa@yahoo.com2026086802
Subjects: Kematian
Penganiayaan
Keywords: Penganiayaan; Penganiayaan yang mengakibatkan kematian; Putusan Nomer 621/Pid.B/2018/PN.Bgl; Kematian.
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Pidana Islam
Depositing User: Marcia Nais Raerey Franciska
Date Deposited: 28 Feb 2021 14:19
Last Modified: 28 Feb 2021 14:19
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/45941

Actions (login required)

View Item View Item