Kurikulum Tahfiẓul Qur’an di Pondok Pesantren Salaf dan Pondok Pesantren Modern: studi di pondok Pesantren Karomatul Qur’an Penatarsewu Tanggulangin dan Pondok Pesantren Al-Amanah Junwangi Krian Sidoarjo

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Nafisah, Zahrotun (2020) Kurikulum Tahfiẓul Qur’an di Pondok Pesantren Salaf dan Pondok Pesantren Modern: studi di pondok Pesantren Karomatul Qur’an Penatarsewu Tanggulangin dan Pondok Pesantren Al-Amanah Junwangi Krian Sidoarjo. Masters thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Zahrotun Nafisah_F52318114.pdf

Download (3MB)

Abstract

Tesis ini membahas tentang kurikulum tahfiẓul Qur’an di pondok pesantren salaf dan pondok pesantren modern. Pondok pesantren yang diteliti berada di daerah Sidoarjo yakni pondok pesantren karomatul Qur’an Penatarsewu dan pondok pesantren Al-Amanah Junwangi. Adapun rumusan masalah pada tesis ini adalah: 1) Bagaimana Kurikulum Tahfiẓul Qur’an di Pondok Pesantren Salaf dan Pondok Pesantren Modern (Studi di Pondok Pesantren Karomatul Qur’an Penatarsewu Tanggulangin dan Pondok Pesantren Al-Amanah Junwangi Krian), 2) Bagaimana Implementasi Kurikulum Tahfiẓul Qur’an di Pondok Pesantren Salaf dan Pondok Pesantren Modern (Studi di Pondok Pesantren Karomatul Qur’an Penatarsewu Tanggulangin dan Pondok Pesantren Al-Amanah Junwangi Krian), 3) Bagaimana Tipologi Kurikulum Tahfiẓul Qur’an di Pondok Pesantren Salaf dan Pondok Pesantren Modern. Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik penyajian data dan analisis data dalam penelitian ini menggunakan menggunakan desain penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan etnografi dan fenomenologis. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) kurikulum tahfiẓul Qur’an di pondok pesantren karomatul Qur’an Penatarsewu merupakan ide-ide yang digagas oleh pengasuh pondok pesantren. Unsur-unsur dari komponen kurikulum banyak yang belum tertuang secara hitam diatas putih seperti landasan penyusunan kurikulum, prinsip kurikulum, model kurikulum kurikulum. Kurikulum tahfiẓul Qur’an di pondok pesantren karomatul Qur’an Penatarsewu ketika dianalisis masih berupa serangkaian materi-materi yang diajarkan disana dengan berlandaskan tujuan yang hendak dicapai. Adapun kurikulum tahfiẓul Qur’an di pondok pesantren Al-Amanah Junwangi sudah tertuang dalam tulisan. Segala komponen kurikulum sudah disusun dan dicatat secara sistematis dan rapi. Namun mengenai landasan, prinsip, dan model masih tertuang secara tersirat sehingga perlu dianalisis untuk mengetahuinya. 2) implementasi kurikulum tahfiẓul Qur’an di pondok pesantren karomatul Qur’an Penatarsewu berjalan sesuai dengan ciri khas pondok pesantren salaf. Kegiatan yang dilakukan santri tidak banyak diluar kegiatan pondok. Tidak ada kegiatan sekolah formal seperti anak pada umumnya. Program tahfiẓul Qur’an disana menekankan pada kekuatan hafalan dengan mengedepankan kegiatan murojaah daripada mengejar target semata. Adapun kurikulum tahfiẓul Qur’an di pondok pesantren Al-Amanah Junwangi berjalan sesuai dengan ciri khas pondok pesantren modern. Ada beberapa lembaga pendidikan formal disana yakni SD, SMP dan MA. Program tahfiẓul Qur’annya menekankan pada target pencapaian santri. Bagi santri SMP target yang harus dicapai yakni 15 juz sedangkan tingkat MA target yang harus dicapai yakni 30 juz. Bagi kelas khusus tahfiẓ ada program unggulan tambahan yakni sanggar tahfiẓ enterpreneur yakni nantinya akan dibekali ilmu tambahan mengenai kewirausahaan (bisnis). 3) tipologi kurikulum tahfiẓul Qur’an di pondok pesantren karomatul Qur’an Penatarsewu dan di pondok pesantren Al-Amanah Junwangi mengikuti tipe model integrated curriculum. Namun yang menjadi pembeda kurikulum tahfiẓul Qur’an di pondok pesantren karomatul Qur’an lebih mengarah pada jenis experience curriculum (kurikulum berpusat pada pengalaman). Sedangkan kurikulum tahfiẓul Qur’an pondok pesantren Al-Amanah Junwangi lebih mengarah pada percampuran antara 3 jenis yakni the children centered curriculum (berpusat pada siswa), 2) the siocial function curriculum (fungsi masyarakat sosial),dan experience curriculum (kurikulum berpusat pada pengalaman).

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Masters)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Nafisah, Zahrotunnafisahzahrotun645@gmail.comF52318114
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorDamanhuri, Damanhuridamanhurilimatiga@gmail.com2010045302
Subjects: Kurikulum
Pendidikan Islam
Al Qur'an
Keywords: Kurikulum Tahfiẓul Qur’an; Pondok Pesantren Salaf dan Modern.
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Nafisah Zahrotun
Date Deposited: 08 May 2021 23:26
Last Modified: 08 May 2021 23:26
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/47632

Actions (login required)

View Item View Item