Studi parameter pendukung lingkungan terhadap pembesaran lobster (Panulirus spp.) metode keramba dasar

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Putra, Riswanda Rangga (2021) Studi parameter pendukung lingkungan terhadap pembesaran lobster (Panulirus spp.) metode keramba dasar. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Riswanda Rangga Putra_H71217059.pdf

Download (2MB)

Abstract

Lobster (Panulirus spp.) merupakan salah satu komoditas yang tengah ramai diperbincangkan akhir-akhir ini. Alasannya tidak terlepas dari nilai jualnya yang tinggi di pasaran, namun permasalahannya di Indoensia masih jarang dilakukan kegiatan pembesaran lobster (Panulirus sppMetode yang sering digunakan dalam pembesaran lobster (Panulirus spp.) adalah keramba jaring apung, tapi hal tersebut tidak berlaku bagi daerah yang memiliki perairan dengan kecepatan arus yang tinggi. Kelompok Pesona Bahari Banyuwangi menemukan solusi dengan menggunakan metode keramba dasar. Metode keramba dasar diyakini memiliki keunggulan dibandingkan dengan metode keramba jairng apung. Penelitian ini dilakukan untuk membuktikan kelayakan lingkungan di perairan GWD untuk pengembangan pembesaran lobster (Panulirus spp.). Penelitian dilakukan selama 3 bulan dengan data yang didapatkan seperti suhu dan intensitas cahaya melalui bantuan pendant. Data salinitas dari rekfraktometer, nilai pH dari pH meter, DO dari DO meter, dan kecepatan arus dari current meter. Sampling dilakukan sebanyak 4 kali untuk dilihat hubungan panjang dan bobotnya. Hasil penelitian menunjukan bahwa parameter lingkungan GWD sangat mendukung untuk pembesaran lobster dengan nilai suhu yang memiliki rentang nilai 27,2oC - 30,1oC, DO sekitar 4,6 mg/l - 5,2 mg/l , salinitas 28o/oo - 30o/oo, pH 7 - 8,2 , kecepatan arus sebesar 0,468 m/s, dan intensitas cahaya bernilai 0 lux - 3,616 lux. Pola pertumbuhan semua hasil sampling kecuali sampling 2 (isometrik) memiliki hasil allometrik negatif dengan panjang dan bobot memiliki hubungan yang sangat kuat. Berat asli (W) lobster lebih besar daripada berat prediktif (Ws) dan nilai berat relatif (Wr) pada tiap sampling memiliki nilai lebih dari 100. Metode keramba dasar dinilai sangat cocok untuk diterapkan dalam kegiatan pembesaran lobster karena parameter lingkungan yang sesuai dengan habitat alaminya karena nilai faktor kondisi fulton (K) yang memiliki nilai lebih dari 1. Semakin besar nilai faktor kondisi fulton (K), maka semakin sehat pula kondisi lobster tiap individunya.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Putra, Riswanda Ranggaranggagenius.rp@gmail.comH71217059
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorHadi, Mochammad Irfanm_i_h@uinsby.ac.id0824048601
Thesis advisorBahri, Saifulsaiful200488@gmail.com2020048801
Subjects: Biologi
Keywords: Lobster (Panulirus spp.); Keramba Dasar; Parameter Lingkungan.
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Studi Biologi
Depositing User: Riswanda Rangga Putra
Date Deposited: 27 Jul 2021 02:44
Last Modified: 27 Jul 2021 02:44
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/48785

Actions (login required)

View Item View Item