Al-Mawaddah Fi al-Qurbaa dalam al-Qur’an: studi komparasi “muqarin” penafsiran surat asy-Syura 23 antara tafsir al-Jailani dan tafsir al-Azhar

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Hamzah, Ahmad Ayis (2021) Al-Mawaddah Fi al-Qurbaa dalam al-Qur’an: studi komparasi “muqarin” penafsiran surat asy-Syura 23 antara tafsir al-Jailani dan tafsir al-Azhar. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Ahmad Ayis Hamzah_E93217097.pdf

Download (3MB)

Abstract

Ahmad Ayis Hamzah, E93217097, “Al-Mawaddah Fi al-Qurba Dalam al-Quran (Studi Komparasi “Muqarin” Penafsiran Surat Asy-Syura 23 antara Tafsir Al-Jailani dan Tafsir Al-Ahar)” .Pada ayat 23 surat Asy-Syura banyak sekali perbedaan penafsiran tepatnya pada kalimat “al mawaddah fil qurba”, Para ulama’ Syiah sepakat dan sebagian ulama’ ahlu sunnah menyatakan bahwa ‘’al mawaddah’’ dalam surat asy-Syura ayat 23 menjelaskan wajibnya mencintai sanak- kerabat dan keluarga Nabi. Ats-Tsa’labi menuturkan bahwa Sa’id bin Jubair dan Amr bin Syuaib berkata, “Maksud dari ayat al Mawaddah adalah cintailah sanak-kerabat dan keluargaku yakni sanak kerabat dan keluarga Nabi dan perhatikanlah mereka!”. Penelitian ini menggunakan metode “Muqarin” yang membahas perbandingan atau komparasi terhadap penafsiran dua orang mufassir yaitu Syekh Abdul Qadir Jailani dengan kitab tafsir Al-Jailani dan Buya Hamka dengan kitabnya tafsir Al-Azhar mengenai tafsir surat Asy-Syura ayat 23. Syekh Abdul Qadir dalam tafsirnya menjelaskan bahwa al-Mawaddah fi al-Qurba memiliki makna mencintai atau menyayangi keluarga Nabi Muhammad sedangkan Buya Hamka dalam tafsirnya beliau menjelaskan makna al-Mawaddah fi al-Qurba yaitu kasih sayang dalam kekeluargaan. Dari penjelasan tersebut, maka penafsiran mengenai kandungan makna dalam ayat ini menjadi perbedaan yang sangat besar antara syekh Abdul Qadir Jailani dan Buya Hamka. Perbedaan penafsiran kata “al Mawaddah fil Qurba” menjadi pembahasan khusus oleh syekh Abdul Qadir Jailani dan Buya Hamka dalam menjelaskan ayat ini. Tentu saja kedua mufassir tersebut mempunyai pandangan tersendiri mengenai makna “al Mawaddah fil Qurba” di dalam kitab tafsirnya.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Hamzah, Ahmad Ayisayishamzah13@gmail.comE93217097
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorFaruq, Umar--2005076201
Subjects: Al Qur'an
Keywords: al-Mawaddah; al-Qurba, Muqarin.
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Ilmu Alquran dan Tafsir
Depositing User: Ahmad Ayis Hamzah
Date Deposited: 26 Jul 2021 02:34
Last Modified: 26 Jul 2021 02:34
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/48879

Actions (login required)

View Item View Item