Perbedaan kesiapan menikah pada emerging adulthood ditinjau dari distorsi idealistis dan ekspektasi pernikahan

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Rahmawati, Fitria Ayu (2021) Perbedaan kesiapan menikah pada emerging adulthood ditinjau dari distorsi idealistis dan ekspektasi pernikahan. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Fitria Ayu Rahmawati_J71216106.pdf

Download (4MB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kesiapan menikah pada emerging adulthood ditinjau dari distorsi idealistis dan ekspektasi pernikahan. Kesiapan menikah merupakan hal yang penting untuk membentuk kehidupan keluarga bahagia. Kesiapan menikah biasanya dimiliki oleh individu telah dapat membayangkan kehidupan pernikahan (ekspektasi pernikahan) yang akan dijalaninya dan merasa memiliki kecakapan (distorsi idealistis) dalam menghadapi kehidupan pernikahan nantinya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan hipotesis komparatif. Metode analisis data yang digunakan untuk menjawab tujuan penelitian adalah dengan menggunakan uji ANOVA dua arah serta melakukan uji lanjut Tukey HSD. Penelitian ini mengambil sampel individu dengan rentang usia 18-25 tahun (emerging adulthood) yang terdaftar sebagai anggota remaja masjid wilayah Surabaya Tengah dari organisasi LDII dan menjadi bagian dari organisasi kepemudaan FORMASA sebanyak 106 responden dengan Teknik pengambilan sampling adalah simple random sampling. Hasil penelitian menyimpulkan tingkat distorsi idealistis memiliki perbedaan yang signfikan terhadap kesiapan menikah pada emerging adulthood. Semakin tinggi tingkat distorsi idealistis yang dimiliki oleh individu pada emerging adulthood maka akan semakin tinggi pula tingkat kesiapan menikah. Tingkat ekspektasi pernikahan memiliki perbedaan yang signfikan terhadap kesiapan menikah pada emerging adulthood. Semakin tinggi tingkat ekspektasi pernikahan yang dimiliki oleh individu pada emerging adulthood maka akan semakin tinggi pula tingkat kesiapan menikah. Sementara itu, tidak terdapat interaksi yang signifikan antara tingkat distorsi idealistis dan ekspektasi pernikahan dalam mempengaruhi kesiapan menikah pada emerging adulthood. Artinya apabila seorang individu benar-benar siap dalam melakukan pernikahan, individu tersebut harus memiliki tingkat distorsi idealistis dan ekspektasi pernikahan yang tinggi pula.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Rahmawati, Fitria Ayuj71216106@uinsby.ac.idJ71216106
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorFithri, Rizmarizmafpk@uinsby.ac.id2012037402
Subjects: Psikologi
Psikologi > Keluarga
Keywords: Kesiapan menikah; Emerging Adulthood; Distorsi Idealistis; Ekspektasi Pernikahan.
Divisions: Fakultas Psikologi dan Kesehatan > Psikologi
Depositing User: Fitria Ayu Rahmawati
Date Deposited: 11 Aug 2021 23:12
Last Modified: 11 Aug 2021 23:12
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/49365

Actions (login required)

View Item View Item