Konsep peran gender dalam perspektif dan Al Quran

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Azizah, Ni’matul (1998) Konsep peran gender dalam perspektif dan Al Quran. Undergraduate thesis, IAIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (997kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (118kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar isi.pdf

Download (459kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (752kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (5MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (268kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar pustaka.pdf

Download (601kB) | Preview

Abstract

Al Qur’an menurut Asghar secara normative menegaskan tentang konsep keadilan antara status laki laki dan perempuan, konsep keadilan yang mengisyaratkan dua hal, pertama dalam pengertian umum ini berarti penerimaan martabat kedua jenis kelamin dalam ukuran yang setara. Kedua harus diketahui bahwa laki laki dan perempuan mempunyai hak yang setara dalam bidang sosial, ekonami serta dalam bidang politik. Keduanya mempunyai hak kebebasan memilih profesi, keduanya mempunyai tanggung jawab sebagaimana dalam hal kebebasan. Rumusan masalah dalah skripsi ini adalah 1). Bagaimana pola pola dan peran gender di masyarakat? 2). Bagaimana konsep peran gender dalam sudut pandang al qur’an? Dalam pembahasan skripsi ini menggunakan metode maudhu’I (Tematik) yaitu suatu analisa dengan menghimpun ayat ayat al qur’an yang berkaitan dengan persoalan atau topic yang ditentukan sebelumnya kemudia membahas dan menganalisa kandungan ayat ayat tersebut sehingga menjadi satu kesatuan yang utuh. Penulisan skripsi ini menggunakan data dan informasi dengan bantuan bermacam macam materi yang ada dalam kepustakaan, maka jenis penelitiannya termasuk lingkup library research. Analisa datanya dengan menggunakan metode komparasi yaitu dengan mengomparasikan antara dua norma norma hukum dan kenyataan kenyataan, keduanya merupakan norma norma hukum tapi dalam lapangan berbeda keduanya berupa kenyataan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah - Metode deduktif yaitu diawali dengan menggunakan teori teori dalil dalil atau generalisasi yang bersifat umum, untuk selanjutnya di kemukakan kenyataan yang bersifat khusus. Adapun kesimpulan dari pembahasan skripsi ini adalah - Setiap manusia mempunyai tujuan hidup yang sangat jelas, karenanya system hidup yang seimbang tetap diperlukan untuk menekan orang yang berpotensi sebagai penindas, karena adanya perbedaan baik perbedaan secara spikis antara laki laki dan perempuan. - Al Qur’an sebagai rujukan prinsip masyarakat islam pada dasarnya mengakui bahwa kedudukan laki laki dan perempuan adalah sama, keduanya diciptakan dari satu nafs (Living Antity) dimana yang satu tidak memiliki keunggulan terhadap yang lain. Bahkan al qur’an tidak menjelaskan secara tegas bahwa hawa diciptakan dari tulang rusuk nabi adam AS. Sehingga status dan kedudukannya lebih rendah, atas dasar di atas prinsip al qur’an mengenai hubungan keduanya adalah sama sama sebagai kholifah fil ard.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Azizah, Ni’matul--059310158
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorRowi, Moh. Roem----
Subjects: Tafsir > Tafsir Al Qur'an
Keywords: Gender; Al Qur’an
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Arsip Ushuluddin
Depositing User: Editor : Yuhyil Ayda------ Information------library.uinsby.ac.id
Date Deposited: 23 Feb 2016 02:51
Last Modified: 09 Oct 2020 06:57
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/5245

Actions (login required)

View Item View Item