Keselamatan Non Muslim: analisis komparasi dalam kitab Tafsir al-Syarawi dan Tafsir al-Wasit li Alquran al-Karim

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Shadr, Alija Mullah (2022) Keselamatan Non Muslim: analisis komparasi dalam kitab Tafsir al-Syarawi dan Tafsir al-Wasit li Alquran al-Karim. Undergraduate thesis, UIN sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Alija Mullah Shadr_E23215154.pdf

Download (3MB)

Abstract

Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif komperatif dengan pendekatan kualitatif yang jenis penelitiannya merupakan penelitian kepustakaan (library research). Sedangkan untuk teknik analisis datanya menggunakan metode mugaran (komperatif). Aktivitas dalam analisis data tersebut yaitu memaparkan obyek dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa QS. Al-Baqarah ayat 62 dipahami sebagai suatu justifikasi akan keberadaan agama-agama lain diluar Islam, namun justifikasi itu hanya pada aspek eksistensinya, bukan pada aspek kebenaran yang dikandung oleh agama-agama tersebut. Menurut al-Sya’rawi meskipun terdapat agama-agama selain Islam, seperti Yahudi, Kristen dan Shobaniyah. Akan tetapi Allah SWT berkehendak ingin mengumpulkan semua agama-agama terdahulu pada risalah nabi Muhammad SAW. Allah memberitahukan kepada mereka yang mengimani Nabi Adam ataupun utusan lainnya, orang Yahudi, Kristen dan serta Shobiun, bahwa ajaran yang mereka gunakan itu telah selesai. Karena sesungguhnya agama Islam telah menghapus kepercayaan-kepercayaan yang dulu berada di bumi. Muhammad Sayyid Tantawi menafsirkan QS Al-Baqarah ayat 62 bahwa sebenarnya konteks ayat ini bukan membandingkan agama-agama, melainkan bentuk dakwah kepada seluruh manusia untuk ber-Islam. Tantawi menjelaskan bahwa kaum yang belum datang kepadanya dakwah Islam, dan ia berpijak kepada keyakinannya pada saat itu, maka ia berada dalam lindungan dan ampunan Allah. Namun bagi kaum yang telah sampai kepada mereka dakwah tentang islam dan mereka tidak mengikuti dan tetap saja berpegang kepada ajaran mereka sebelumnya, maka mereka mendapatkan azab dari Allah. Hal ini dikarenakan islam telah menyempurnakan ajaran-ajaran yang datang sebelumnya. Relevansi penafsiran Al-Sya’rawi dan Tantawi, adalah mengembangkan sikap toleransi kepada umat-umat lain. Sebagaimana Allah sendiri menjelaskan bahwa tidak ada paksaan dalam beragama.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Shadr, Alija Mullahmulloh338@gmail.comE23215154
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorBakar, Abuzahria338@gmail.com197304041998031006
Subjects: Dakwah
Ibadah
Islam dan Ilmu Pengetahuan
Keywords: agama; toleransi umat beragama
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Ilmu Alquran dan Tafsir
Depositing User: Alija Mulloh Shadr
Date Deposited: 26 Apr 2022 16:58
Last Modified: 26 Apr 2022 16:58
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/53104

Actions (login required)

View Item View Item