Nilai moderasi beragama dalam Buku Aku Muslim Aku Humanis karya Zulfan Taufik melalui analisis teori Interpretasi Jorge Gracia

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Maulidah, Yusin Dwi (2022) Nilai moderasi beragama dalam Buku Aku Muslim Aku Humanis karya Zulfan Taufik melalui analisis teori Interpretasi Jorge Gracia. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Yusin Dwi Maulidah_E01218026 OK.pdf

Download (1MB)
[img] Text
Yusin Dwi Maulidah_E01218026 Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 4 March 2027.

Download (3MB)

Abstract

Moderasi beragama merupakan sebuah jalan tengah ditengah keberagaman agama di negara Indonesia. Moderasi beragama membawa masyarakat dalam pemahaman yang moderat, bukan mendewakan rasio yang berpikir dengan bebas tanpa batas, dan tidak ekstrim dalam beragama. Moderasi beragama hadir untuk mengatasi permasalahan radikalisme, terorisme dan ekstrimisme. Zulfan Taufik sebagai tokoh akademis menawarkan sebuah buku yang berjudul Aku Muslim, Aku Humanis. Dengan hadirnya buku ini, mengajak kita terutama generasi muda milenial untuk berpikir mendalam mengenai manusia dan kemanusiaan. Penelitian ini mencari jawaban atas pertanyaan, bagaimana nilai moderasi beragama dalam buku Aku Muslim, Aku Humanis, dan bagaimana nilai moderasi beragama dalam buku Aku Muslim, Aku Humanis jika dianalisis melalui teori interpretasi Jorge Gracia. Penelitian ini menggunakan pendekatan teori interpretasi Jorge Gracia. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa nilai moderasi beragama dalam buku Aku Muslim, Aku Humanis, fokus sentralnya yaitu tentang eksistensi humanisme dalam agama Islam serta relevansinya dalam krisis kemanusiaan. Melalui pendekatan teori interpretasi Jorge Gracia, penelitian ini menyimpulkan bahwa nilai moderasi beragama dalam buku Aku Muslim, Aku Humanis yaitu kebutuhan akan jawaban tentang kesesuaian ajaran-ajaran Islam dengan problem-problem kemanusiaan pada saat itu semakin penting untuk dikemukakan. Agama Islam yang rah}mah li al‘_a>lami>n bukan hanya terletak pada keistimewaan dan kelengkapan ajarannya, namun sejauh mana agama Islam dapat merelevansikan diri dengan tantangan kemodernan, apabila ditarik dalam konteks masa kini, maka kesempurnaan agama Islam ini bisa memberikan angin segar pada makna moderasi beragama masa kini. Oleh sebab itu, kita harus benar-benar bisa memilah sesuatu yang baik dan buruk dalam menghadapi segala persoalan yang ada di zaman kontemporer ini. Di sini penafsir juga mencoba untuk selalu berada diposisi tengah, menjaga keadilan, menjaga keimanan kepada Allah, dan menjaga keseimbangan antara hubungan dengan Allah dan hubungan sosial.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Maulidah, Yusin Dwiyusindwi19@gmail.comE01218026
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorMuktafi, Muktafimuktafisahal2@gmail.com2013086001
Subjects: Pluralisme
Toleransi
Keywords: Moderasi Beragama; Humanisme; Interpretasi Jorge Gracia
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Aqidah Filsafat Islam
Depositing User: Yusin Dwi Maulidah
Date Deposited: 04 Mar 2024 08:11
Last Modified: 04 Mar 2024 08:11
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/54580

Actions (login required)

View Item View Item