Kontra-Narasi Radikalisme dalam Buku “Intoleransi dan Radikalisme: Kuda Troya Politik dan Agama” Karya Islah Bahrawi (Analisis Hermeneutika Jorge Gracia)

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Umam, Umam (2022) Kontra-Narasi Radikalisme dalam Buku “Intoleransi dan Radikalisme: Kuda Troya Politik dan Agama” Karya Islah Bahrawi (Analisis Hermeneutika Jorge Gracia). Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Umam_E91218102.pdf

Download (2MB)

Abstract

Indonesia merupakan negara yang beragam dan pluralisme, namun sebagian masyarakat Indonesia masih belum bisa menerima latar belakang yang berbeda oleh karena itu dalam tema ini penulis membahas mengenai paham radikalisme dan intoleransi. Tema ini sangat menarik untuk bihas tentunya sebagai insan akademisi harus paham tentang radikalisme yang yang menjadi masalah besar dalam tubuh Negara. Dalam skripsi ini permasalahan utama adalah; pertama, bagaimana kontra narasi radikalisme dalam buku “Intoleransi dan radikalisme” kuda troyi politik dan agama, karya islah bahrawi, kedua; bagaimana analisis Hermeneutik tentang kontra narasi dalam buku “intoleransi dan radikalisme kuda troya politik dan agama karya islah bahwari menurut teori herneutika Jeorge J.E Gracia. Dalam buku yang yang di analisis bahwa kontra narasi radikalisme yang menjadi gejolak yaitu agama dan politik. Hal ini, masih banyak sekelompok orang yang belum paham menafsirkan dalam menerapkan kehiduapan di Indonesia. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deksriptif kualitatif dengan metode Library Research. Hasil penelitian skripsi ini didapatkan dari pemikiran pemikiran Islah Bahrawi. Hasil dari penelitian ini, Intoleransi dan radikalisme yang terkandung dalam buku Islah Bahrawi, merupakan sikap yang tumbuh dalam tubuh agama dan politik, Hasil dari menganalisis buku Intoleransi dan radikalisme dengan pisau analisis hermeneutika Jorge Gracia. Maka peneliti dapat memahami bahwa intolransi dan radikalisme dalam di analisis dalam tiga bentuk teori hermenutika pertama historical function seorang penafsir bisa mencipkatan kembali pemahaman di benak audiesn. Artinya dalam teori ini peniliti bisa memberi pemahaman tentang kontra narasi radikalisme, dalam artian dalam pemahaman ini audiesn bisa paham tentang asal usul intoleransi dan radikalisme serta penyebabnya.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Umam, Umame91218102@uinsby.ac.idE91218102
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorAlamsyah, Anas Aminanas.amin.alamsyah@gmail.com2029047001
Subjects: Radikal dan Radikalisme
Keywords: Kontra Narasi Radikalisme; Hermenutika Jeorge gracia; Intoleransi dan Radikalisme
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Aqidah Filsafat Islam
Depositing User: Umam Umam
Date Deposited: 27 Jul 2023 02:21
Last Modified: 27 Jul 2023 02:21
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/55767

Actions (login required)

View Item View Item