Strategi guru dalam menyeimbangkan ‎pembelajaran ‎akhlak dan iptek pada santri di ‎‎pondok pesantren ‎Manba’ul Falah Surabaya

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Wulandari, Dwi Suci (2022) Strategi guru dalam menyeimbangkan ‎pembelajaran ‎akhlak dan iptek pada santri di ‎‎pondok pesantren ‎Manba’ul Falah Surabaya. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Dwi Suci Wulandari_D91217089.pdf

Download (11MB)

Abstract

Seiring dengan perkembangan media informasi dan teknologi di era Milenial ini, ‎otomatis juga memunculkan persoalan-persoalan baru yang sangat perlu untuk ‎dikaji, dicarikan landasan hukum dan solusinya, terutama hal-hal yang berkaitan ‎dengan hukum dan hal lain yang berhubungan erat dengan prinsip beragama dan ‎perilaku perbuatan sehari-hari. Mudahnya mengakses konten, media dan ‎banyaknya situs di dunia maya yang tumbuh pesat ini bagaikan pisau bermata dua ‎yang bisa berdampak positif, namun juga bisa berdampak negatif bagi yang kurang ‎memadai dalam pondasi keagamaan yang kuat. Jika perkembangan media ‎informasi dan teknologi ini tidak diimbangi oleh pengetahuan agama yang ‎memadai, maka akan berbahaya dan sulit untuk membendung dampak kerusakan ‎yang ditimbulkkannya. Karena siapa pun bisa menulis, membaca, dan mengikuti ‎apa dan siapa saja yang diinginkannya. Namun, di sisi lain, apabila perkembangan ‎media informasi dan teknologi ini bisa dimanfaatkan dengan baik, maka ‎kemaslahatannya pasti akan sangat banyak dan luas, bahkan bisa menjadi amal ‎jariyah bagi kita semua.‎ Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) untuk mengetahui strategi guru ‎dalam menyeimbangkan pembelajaran akhlak dan iptek pada santri di pondok ‎pesantren manba’ul falah surabaya. (2) untuk mengetahui faktor pendukung bagi ‎guru dalam menyeimbangkan pembelajaran akhlak dan iptek pada santri di ‎pondok pesantren manba’ul falah surabaya. (3) untuk mengetahui faktor ‎penghambat bagi guru dan mengetahui solusinya dalam menyeimbangkan ‎pembelajaran akhlak dan iptek pada santri di pondok pesantren manba’ul falah ‎surabaya.‎ Metodologi yang digunakan adalah pendekatan penelitian kualitatif berupa ‎studi lapangan. Instrumen kunci adalah peneliti sendiri, dan teknik pengumpulan ‎data dilaksanakan melalui observasi, wawancara, dan metode pengumpulan data ‎lainnya. Data dianalisis dengan cara mereduksi data, memaparkan data, dan ‎menarik kesimpulan.‎ Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) strategi guru dalam ‎menyeimbangkan pembelajaran akhlak dan iptek pada santri yakni dengan ‎mengadakan kegiatan pelatihan digital ke beberapa santri yang mempunyai minat ‎dan bakat di ‎‏bidang ‎teknologi. (2) Faktor yang menjadi pendukung keberhasilan ‎dari kegiatan-kegiatan yaitu SDM atau disebut dengan tim work, dan sarana ‎prasarana. (3) Faktor yang menjadi penghambat keberhasilan dari kegiatan adalah ‎sesuatu yang menghambat SDM dan sesuatu menghambat sarana prasarana. Dan ‎solusinya bisa teratasi seiring berjalannya waktu.‎

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Wulandari, Dwi Sucideksuci1998@gmail.comUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorZaini, Achmadzainiazami@yahoo.com‎2012057001
Thesis advisorFahmi, Muhammadfahme_yes@yahoo.com‎2106087701
Subjects: Adab
Metode Pembelajaran
Agama > Agama dan Ilmu Pengetahuan
Keywords: strategi guru; strategi pembelajaran; akhlak; IPTEK; santri; pondok pesantren
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Dwi Suci Wulandari
Date Deposited: 21 Nov 2022 06:55
Last Modified: 21 Nov 2022 06:55
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/57982

Actions (login required)

View Item View Item