Eksistensi dan nilai-nilai dalam kesenian Islam Sintong di Desa Ambunten Tengah Kecamatan Ambunten Kabupaten Sumenep

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Ash Siddiqy, Hasbi (2022) Eksistensi dan nilai-nilai dalam kesenian Islam Sintong di Desa Ambunten Tengah Kecamatan Ambunten Kabupaten Sumenep. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Hasbi Ash Siddiqy_A72218048 ok.pdf

Download (5MB)

Abstract

Penelitian skripsi ini berjudul: Eksistensi dan Nilai-Nilai Dalam Kesenian Islam Sintong di Desa Ambunten Tengah Kecamatan Ambunten Kabupaten Sumenep. Skripsi ini memfokuskan pada tiga pertanyaan berikut: 1. Bagaimana Gambaran Umum Desa Ambunten Tengah Kecamatan Ambunten? 2. Bagaimana Sejarah Dan Eksistensi kesenian Islam Sintong di Desa Ambunten Tengah Kecamatan Ambunten? 3. Bagaimana Nilai-Nilai dalam kesenian Islam Sintong di Desa Ambunten Tengah Kecamatan Ambunten. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kebudayaan dengan metode kualitatif, karena penelitian ini terfokus dalam mendeskripsikan suatu kebudayaan dari kelompok tertentu. Pendekatan antropologi budaya digunakan untuk melihat kesenian Islam sintong sebagai salah satu ekspresi nilai-nilai budaya dan perhatian masyarakat, sedangkan kerangka teoritik menggunakan teori Continuity and Change John Obert Voll, bahwa teori tentang kesinambungan dan perubahan dengan teori ini diharapkan dapat menjelaskan berbagai perubahan-perubahan yang dialami oleh kesenian Islam sintong secara berkesinambungan, sehingga dapat terlihat secara jelas perubahan yang terjadi mulai berdirinya hingga sekarang, dan teori Tafsir Budaya Clifford Geertz sebagai tahapan agar memahami suatu fenomena kesenian dan memperkaya dalam menafsirkan simbol-simbol yang ada dalam kesenian Islam sintong. Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa: 1) Kesenian Islam sintong berdiri sebelum kemerdekaan Indonesia, dirintis oleh Kiai Tholibin. Kesenian Islam sintong mengalami perkembangan pada tahun 1970-an, diketuai oleh Kiai Mahmo. Kemudian mengalami kevakuman yang lama, tahun 2017 hidup kembali hingga sekarang. 2) Kesenian Islam sintong menggelar kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap hari kamis malam Jumat guna menyambung tali silaturrahmi antar anggota dan elemen masyarakat, hingga kesadaran terpatri bahwa penting akan merawat serta menjaga kesenian sehingga bisa tetap lestari. 3) Kesenian Islam sintong mempunyai nilai-nilai makna yang terkandung di dalamnya, unsur tarian terdapat empat jalan tujuan utama yaitu Jalan Syariat, Jalan Tareqat, Jalan Hakikat, dan Jalan Makrifat. Sedangkan dalam lagu atau syair disertai musik berperan penting sebagai pengajak agar sampai kepada empat jalan tujuan utama tersebut.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Ash Siddiqy, Hasbiashasbi82@gmail.comA72218048
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorSusanto, Dwidwi.uinsa@gmail.com2021127702
Thesis advisorJuma', Juma'eden.jou@gmail.com198801122020121009
Subjects: Islam > Peradaban
Kesenian > Kesenian Islam
Kebudayaan > Kebudayaan Islam
Keywords: Eksistensi; Sintong, nilai-nilai kesenian Islam
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > Sejarah dan Peradaban Islam
Depositing User: Unnamed user with email ashasbi82@gmail.com
Date Deposited: 18 Nov 2022 03:04
Last Modified: 18 Nov 2022 03:04
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/58305

Actions (login required)

View Item View Item