Thanatos dan eros dalam Bulan Bujur Sangkar dan Ziarah karya Iwan Simatupang: perspektif psikoanalisis Freudian

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Rahayu, Titin Puji (2023) Thanatos dan eros dalam Bulan Bujur Sangkar dan Ziarah karya Iwan Simatupang: perspektif psikoanalisis Freudian. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Titin Puji Rahayu_A74219036 ok.pdf

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini akan berfokus pada dinamika kepribadian yang muncul dalam naskah drama Bulan Bujur Sangkar dan novel Ziarah karya Iwan Simatupang. Dinamika kepribadian tersebut menggambarkan tingkah laku dan naluri-naluri yang ada dalam diri tokoh sehingga membentuk karakter dan kepribadian tokohnya. Tingkah laku pada dasarnya memperkenalkan manusia sebagai wujud dari intuisi (insting) dan konflik kejiwaan yang ditimbulkan dari pergulatan antara id, ego, dan superego. Ketiganya membentuk karakter dalam alam bawah sadar maupun alam tak sadar dalam pengedalian diri manusia. Dengan demikian, tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan serta menganalisis dinamika kepribadian dalam naskah drama Bulan Bujur Sangkar dan novel Ziarah yang di dalamnya mengandung thanatos (naluri kematian), eros (naluri kehidupan), dan anxitas (kecemasan). Penelitian ini menggunakan teori psikoanalisis Sigmund Freud, yang mana Freud mengklasifikasikan dinamika kepribadian menjadi tiga bagian yaitu thanatos (naluri kematian), eros (naluri kehidupan), dan anxitas (kecemasan) dengan menggunakan metode penelitian berupa deskriptif kualitatif dengan cara teknik pustaka dan teknik baca catat. Data penelitian ini berupa kata, frasa, dan kalimat yang mengandung unsur dinamika kepribadian dalam naskah drama Bulan Bujur Sangkar dan novel Ziarah karya Iwan Simatupang. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa dinamika kepribadian dalam naskah drama Bulan Bujur Sangkar dan novel Ziarah karya Iwan Simatupang diperoleh thanatos (naluri kematian) sebanyak 14, eros (naluri kehidupan) sebanyak 10, dan anxitas (kecemasan) sebanyak 4. Dalam thanatos (naluri kematian) menonjolkan naluri kematian berupa agresif dan tindakan bunuh diri pada tokoh Orang Tua, tokoh Pelukis, tokoh Opseter Muda dan Tua, serta tokoh Walikota. Sedangkan dalam eros (naluri kehidupan) menonjolkan naluri seksualitas dan naluri non-seksualitas (pulsi almentasi) pada tokoh Orang Tua terhadap tokoh Perempuan, tokoh Perempuan terhadap tokoh Anak Muda, serta tokoh Pelukis. Sedangkan dalam anxitas (kecemasan) menonjolkan kecemasan kematian pada tokoh Orang Tua, tokoh Anak Muda, tokoh Perempuan, dan tokoh Pelukis.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Rahayu, Titin Pujititinpujirahayu708@gmail.comA74219036
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorAlfin, Jauharotinalfin@uinsby.ac.id2006067301
Thesis advisorAtikurrahman, Moh.atiqurrahmann@uinsby.ac.id2007108504
Subjects: Kesusastraan
Kepribadian
Psikologi
Keywords: Psikoanalisis; naskah drama Bulan Bujur Sangkar; Novel Ziarah; Sigmund Freud
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > Sastra Indonesia
Depositing User: Titin Puji Rahayu
Date Deposited: 06 Mar 2023 08:08
Last Modified: 06 Mar 2023 08:08
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/59464

Actions (login required)

View Item View Item