Pertimbangan hakim terhadap perselingkuhan dan pembuktiannya sebagai penyebab perceraian perspektif hukum Islam: studi putusan Hakim nomor 1318/Pdt.G/2017/PA.Gs

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Nadhiva, Nanda Pricilia (2023) Pertimbangan hakim terhadap perselingkuhan dan pembuktiannya sebagai penyebab perceraian perspektif hukum Islam: studi putusan Hakim nomor 1318/Pdt.G/2017/PA.Gs. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Nanda Pricilia Nadhiva_C91219137 ok.pdf

Download (2MB)

Abstract

Skripsi yang berjudul “Pertimbangan Hakim Terhadap Perselingkuhan dan Pembuktiannya Sebagai Penyebab Perceraian Perspektif Hukum Islam” (Studi Putusan Hakim Nomor 1318/Pdt.G/2017/PA.Gs) merupakan penelitian pustaka untuk menjawab dua permasalahan: pertama tentang pertimbangan hakim dalam memutus perkara cerai akibat perselingkuhan dalam Putusan Hakim Nomor 1318/Pdt.G/2017/PA.Gs dan kedua perspektif hukum Islam terhadap pembuktian perselingkuhan sebagai penyebab perceraian dalam Putusan Hakim Nomor 1318/Pdt.G/2017/PA.Gs. Penelitian ini merupakan hasil penelitian kepustakaan (library research). Pengumpulan data dilakukan dengan cara studi dokumentasi yaitu menitikberatkan pada bahan tertulis sebagai sumber utamanya yaitu Putusan Hakim Nomor 1318/Pdt.G/2017/PA.Gs dan kemudian dari data yang terkumpul dianalisis menggunakan metode deskriptif analitis dengan pola pikir deduktif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa hakim di Pengadilan Agama Gresik dalam memutus perkara cerai akibat perselingkuhan tidak mempertimbangkan secara yuridis akan perselingkuhan yang terjadi. Hal tersebut dilatar belakangi dengan mengingat bahwa terma perselingkuhan memiliki banyak sekali makna serta dalam hukum yang berlaku baik hukum Islam maupun hukum positif perselingkuhan masuk dalam perkara di bawah naungan hukum pidana. Hal tersebut tentunya berpengaruh terhadap pembuktian yang harus dikupas. Karena, hakim dalam memutus perkara perdata menggunakan beberapa prinsip pembuktian seperti tidak semua peristiwa harus diketahui oleh hakim serta pembuktian materiil tidak perlu dibuktikan dalam persidangan pembuktian formiil. Dan dari prinsip yang diterapkan menjadikan hakim menyandarkan dasar hukum perceraian akibat perselingkuhan ini sebagai perceraian yang terjadi akibat perselisihan terus menerus sesuai dengan Pasal 19 huruf f juncto Pasal 116 Kompilasi Hukum Islam. Saran dari adanya penelitian ini ditujukan bagi para advokat atau LBH yang mendampingi kasus serupa agar memberi arahan kepada para pihak yang menggugat atau memohon apabila ingin menjadikan perselingkuhan sebagai penyebab perceraian yang memiliki kekuatan hukum maka sebaiknya diarahkan untuk surat laporan terlebih dahulu ke Pengadilan Umum. Selain itu saran yang lain ditujukan pada pemerintah untuk merevisi Undang-Undang yang mengatur tentang perselingkuhan agar memiliki cangkupan lebih luas tidak terbatas hanya pada persoalan zina.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Nadhiva, Nanda Priciliapriciliananda860@gmail.comC91219137
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorJailani, Imam Amrusinandaprc16@gmail.com197001031997031001
Subjects: Hukum Islam
Hukum Islam > Perkawinan
Keputusan Hakim
Keywords: Perkawinan; perceraian; perselingkuhan
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Nanda Pricilia Nadhiva
Date Deposited: 09 Mar 2023 03:45
Last Modified: 09 Mar 2023 03:45
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/59649

Actions (login required)

View Item View Item