Pengguguran kehamilan untuk mempercepat jalannya masa 'Iddah : analisis hukum Islam terhadap kasus di Desa Gunung Rancak Kecamatan Robatal Kabupaten Sampang Madura

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Suhartatik, Idha (2016) Pengguguran kehamilan untuk mempercepat jalannya masa 'Iddah : analisis hukum Islam terhadap kasus di Desa Gunung Rancak Kecamatan Robatal Kabupaten Sampang Madura. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (117kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (307kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (382kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (545kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (402kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (370kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (203kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (307kB) | Preview

Abstract

Skripsi ini bertujuan untuk menjawab rumusan masalah tentang; Apa Alasan Pengguguran kehamilan untuk mempercepat masa iddah di Desa Gunung Rancak Kecamatan Robatal Kabupaten Sampang Madura? Bagaimana Analisis Hukum Islam terhadap Pengguguran kehamilan untuk mempercepat masa iddah di Desa Gunung Rancak Kecamatan Robatal Kabupaten Sampang?
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif lapangan dengan metodelogi Deskriptip analisis dengan melakukan wawancara, serta menggunakan pola pikir Deduktif Induktif, yaitu menggunakan data penelitian yang umum berupa data tentang perkawinan dan masa iddah. Dari hasil penelitian yang peneliti lakukan dapat disimpulkan bahwa alasan pengguguran kandungan untuk mempercepat masa iddah di Desa Gunung Rancak Kecamatan Robatal Kabupaten Sampang adalah karena faktor internal yaitu rasa sakit hati yang mendalam terhadap mantan suaminya, dan faktor eksternal yaitu sifat acuh tak acuh sebagian masyarakat terhadap pelaku serta keinginan untuk pergi keluar negeri menjadi TKI di Malaysia guna memperbaiki keadaan ekonomi keluarganya dan ingin menikah lagi. Kemudian dalam hal percepatan masa iddah yang dilakukan oleh Punimah dengan menggugurkan kandungannya alasan diatas tidak dibenarkan oleh Islam karena tidak memenuhi syarat. Adapun tentang masa iddahnya dianggapa selesai. Karena, ditinjau dari tujuan ‘iddah adalah terbebasnya rahim istri dari benih mantan suaminya.
Dengan kesimpulan di atas, maka kepada para masyarakat, orang tua dan para perempuan agar lebih hati-hati dalam bersikap serta menjaga harga diri dan kesuciannya sebagai muslimah sejati agar tidak menyesal diakhir kemudian. Kemudian agar bagi teman-teman yang tertarik untuk mengkaji tentang percepatan masa ‘iddah agar mengkajinya dari banyak sudut pandang.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Suhartatik, Idhaieda.suhartatik@gmail.comUNSPECIFIED
Subjects: Aborsi
Aborsi

Hukum Islam
Keywords: Hukum Islam; Pengguguran Kehamilan; Masa Iddah; Aborsi
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Idha Suhartatik hamidi
Date Deposited: 10 May 2016 08:03
Last Modified: 21 Feb 2019 07:59
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/6056

Actions (login required)

View Item View Item