Sifat Allah dalam perspektif hadis: studi kitab al Asma wa al Sifat karya al Bayhaqi (381 H-458 H) dan kitab Majmu al Fatawa arya Ibn Taymiyyah (661 H-728 H)

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Rodli, Iqbal Muhammad (2023) Sifat Allah dalam perspektif hadis: studi kitab al Asma wa al Sifat karya al Bayhaqi (381 H-458 H) dan kitab Majmu al Fatawa arya Ibn Taymiyyah (661 H-728 H). Masters thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Iqbal Muhammad Rodli_02040620009 ok.pdf

Download (7MB)

Abstract

Keimanan kepada Allah tidak bisa terlepas dari keyakinan yang benar terhadap sifat-sifat Allah. Dan mengingat banyaknya kerancuan pada hadis yang menjelaskan sifat Allah, maka diperlukan metode pemahaman yang tepat terhadap hadis tersebut. Berdasarkan hal tersebut maka tesis ini meneliti dan mengkomparasikan metode pemahaman al-Bayhaqī dan Ibn Taymiyyah terhadap hadis tentang sifat Allah. Rumusan masalah dalam tesis ini antara lain: Bagaimana metode pemahaman al-Bayhaqī dan Ibn Taymiyyah terhadap hadis tentang sifat Allah? Bagaimana persamaan dan perbedaan metode pemahaman al-Bayhaqī dan Ibn Taymiyyah terhadap hadis tentang sifat Allah? Dan bagaimana implikasi metode pemahaman al-Bayhaqī dan Ibn Taymiyyah terhadap hadis tentang sifat Allah? Penelitian ini adalah penelitian kualitatif berbentuk penelitian kepustakaan yang bersifat deskriptif dengan pendekatan analitis komparatif. Untuk memperoleh data yang mendukung penelitian ini, peneliti menggunakan metode dokumentasi. Kemudian data tersebut dipaparkan secara deskriptif dan dianalisis dengan pendekatan analitis komparatif. Sedangkan landasan teori yang digunakan adalah teori tentang sifat Allah dan teori tentang metode pemahaman hadis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa persamaan yang paling pokok dalam metode al-Bayhaqī dan Ibn Taymiyyah adalah keduanya tidak menentukan gambaran pasti dari sifat Allah. Perbedaan yang paling pokok dalam metode al-Bayhaqī dan Ibn Taymiyyah adalah pemaknaan secara hakiki yang digunakan oleh Ibn Taymiyyah dan dihindari oleh al-Bayhaqī. Implikasi persamaan metode pemahaman al-Bayhaqī dan Ibn Taymiyyah terhadap hadis tentang sifat Allah adalah munculnya kekeliruan yang menganggap al-Bayhaqī melakukan pemaknaan secara hakiki terhadap sifat-sifat Allah. Dan Implikasi perbedaan metode pemahaman al-Bayhaqī dan Ibn Taymiyyah terhadap hadis tentang sifat Allah adalah munculnya para muḥaqqiq yang men-taḥqīq kitab-kitab karya al-Bayhaqī, namun taḥqīq mereka justru menentang keras pemahaman yang ditulis al-Bayhaqī dalam kitabnya.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Masters)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Rodli, Iqbal Muhammadiqbalrodli91@gmail.com02040620009
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorDamanhuri, Damanhuridamanhuri@mail.com2010045302
Thesis advisorMuhid, Muhidmuhid@uinsby.ac.id2002106301
Subjects: Aqidah
Aqidah
Wajib Belajar > Aqidah

Hadis
Keywords: Metode pemahaman hadis; al Bayhaqi; Ibn Taymiyyah
Divisions: Program Magister > Ilmu Hadis
Depositing User: Iqbal Muhammad Rodli
Date Deposited: 03 May 2023 03:41
Last Modified: 03 May 2023 03:41
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/60905

Actions (login required)

View Item View Item