MEMINANG PINANGAN ORANG LAIN: KAJIAN MUKHTALIF AL-HADITH NO. INDEKS 1413 DAN NO. INDEKS 1480 DALAM SAHIH MUSLIM

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Wasilah, Nurul (2016) MEMINANG PINANGAN ORANG LAIN: KAJIAN MUKHTALIF AL-HADITH NO. INDEKS 1413 DAN NO. INDEKS 1480 DALAM SAHIH MUSLIM. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (396kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (270kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (423kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 2.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 3.pdf

Download (6MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 4.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Bab 5.pdf

Download (485kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (662kB) | Preview

Abstract

Masalah yang diteliti ini dilakukan karena berangkat dari perbedaan pendapat antar ulama mengenai meminang pinangan orang lain. Yakni yang diriwayatkan oleh seorang sahabat Nabi SAW yakni Ibnu ‘Umar dan Fatimah bint Qays namun kedua hadith tersebut memiliki kandungan makna yang berbeda, tentunya hal ini menimbulkan pertentangan. Skripsi ini merupakan hasil penelitian kepustakaan untuk menjawab permasalahan mengenai ke-hujjah-an hadith tentang meminang pinangan orang lain dalam kitab sahih muslim yakni antara hadith yang melarang (no. indeks 1413) dan membolehkan (no. indeks 1480), serta penyelesaian kedua hadith tersebut dengan menggunakan kajian keilmuan mukhtalif al-hadith. Sifat dari penelitian ini adalah kepustakaan (library research) dengan menggunakan metode penyajian secara deskriptif dan analisis.Sesuai dengan permasalahan yang akan dibahas, maka pengumpulan data diperoleh dengan meneliti kitab sahih muslim dan dibantu dengan kitab standar lainnya, kemudian dianalisa dengan menggunakan metode takhrij dan yang terakhir adalah dengan menerapkan kajian keilmuan mukhtalif al-hadith dalam memecahkan kedua hadith tersebut.Adapun hasil dari penelitian ini adalah bahwa kualitas hadith tersebut keduanya tergolong sahih baik dari segi sanad maupun matn, sehingga hadith tersebut merupakan hadith yang valid, dan termasuk kategori maqbul ma’mulun bih yang dapat dijadikan hujjah dan dapat diamalkan sesuai dengan konteksnya, kemudian setelah mengkaji kedua hadith tersebut dengan menggunakan kajian keilmuan mukhtalif al-hadith, dapat diketahui bahwa metode yang tepat adalah dengan jalan al-Jam’u wa al-tawfiq,yakni dibatasi dengan penerimaan dari wanita. Jika wanita ini sudah dilamar orang lain kemudian walinya menyetujuinya maka menerima pinangan kedua tidak diperbolehkan (dalam hal ini h}adith riwayat Ibn ‘Umar yang berlaku), akan tetapi jika lamaran tersebut hanya sebatas mengajukan proposal dan belum diterima, maka diperbolehkan (dalam hal ini hadith riwayat Fatimah bint Qays yang berlaku).

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Wasilah, Nurulenwecamila@gmail.comUNSPECIFIED
Subjects: Hadis
Keywords: Hadith; Meminang; Khitbah; Mukhtalif al-Hadith; Sahih Muslim;
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Ilmu Alquran dan Tafsir
Depositing User: Wasilah Nurul
Date Deposited: 11 May 2016 04:09
Last Modified: 11 May 2016 04:09
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/6261

Actions (login required)

View Item View Item