Kontribusi perempuan dalam mengembangkan tradisi taḥfīẓ dan tafsīr al-qur`ān: studi tokoh pengasuh putri pondok Pesantren taḥfīẓ al-qur`ān di jawa timur

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Almalachim, Ainul Churria (2022) Kontribusi perempuan dalam mengembangkan tradisi taḥfīẓ dan tafsīr al-qur`ān: studi tokoh pengasuh putri pondok Pesantren taḥfīẓ al-qur`ān di jawa timur. PhD thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Ainul Churria Almalachim_F03217051.pdf

Download (1MB)

Abstract

Kajian terkait perempuan selalu menjadi topik menarik untuk dibahas. Bahkan, dalam Al-Qur`ān pun terdapat surat khusus yang memiliki makna perempuan, yakni surat Al-Nisa’. Hal ini membuktikan bahwa apa yang berkaitan dengan perempuan memiliki daya tarik tersendiri. Penghafal Al-Qur`ān dari kalangan perempuan tidak banyak ter-expose di ranah publik, padahal tidak ada perbedaan antara penghafal Al-Qur`ān perempuan dan laki-laki, keduanya memiliki porsi dan peran yang sama serta ikut berkontribusi dalam mengembangkan tradisi Tahfiz dan tafsir Al-Qur`ān. Tradisi Tahfiz yang telah lama ada sejak zaman Rasulullah SAW dan berlanjut serta berkembang hingga sekarang. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimana kontribusi tokoh perempuan penghafal Al-Qur`ān dalam mengembangkan tradisi taḥfīẓ Al-Qur`ān di Jawa Timur? 2) Bagaimana kontribusi tokoh perempuan penghafal Al-Qur`ān dalam mengembangkan tradisi tafsīr Al-Qur`ān di Jawa Timur? 3) Bagaimana kontribusi tokoh perempuan penghafal Al-Qur`ān dalam mengembangkan tradisi taḥfīẓ dan tafsīr Al-Qur`ān di Jawa Timur?. Penelitian ini mengambil sampel 11 tokoh perempuan penghafal Al-Qur`ān, pengasuh putri pondok pesantren taḥfīẓ Al-Qur`ān di Jawa Timur, jenis penelitiannya kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, teknik pengumpulan data dengan wawancara mendalam, observasi, dokumentasi, serta teori kontribusi Gross Mason dan Mceachern digunakan sebagai kerangka teoritik untuk menganalisis data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Kontribusi tokoh perempuan dalam pengembangan tradisi taḥfīẓ Al-Qur`ān di Jawa Timur ialah dengan cara menghidupkan majelis sema’an Al-Qur`ān, mengkreasikan metode dalam menghafal dan menjadi fasilitator terhadap semua proses yang berkaitan dengan Al-Qur`ān. 2). Pengembangan dalam bidang tradisi tafsīr Al-Qur`ān, para tokoh perempuan mengajarkan penafsiran Al-Qur`ān dengan menggunakan beberapa kitab tafsir tertentu dalam mengurai tafsirnya, sesuai dengan sanad keilmuan masing-masing tokoh dan mengkombinasikan antara cara klasik dan modern 3). Kontribusi dalam pengembangan gabungan antara taḥfīẓ dan tafsīr Al-Qur`ān lebih mengarah kepada inovasi para tokoh dalam membuat metode baru dalam menghafal Al-Qur`ān, guna mempermudah untuk menafsirkannya. Maka, para tokoh perempuan ini bisa disebut sebagai fasilitator, inovator, motivator, inspirator, kreator dan role model, dalam kontribusinya mengembangkan tradisi taḥfīẓ dan tafsīr Al-Qur`ān, guna mencetak generasi penerus Qur’ani yang mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur`ān

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (PhD)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Almalachim, Ainul Churriaielmhaamigos@gmail.comF03217051
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorNasir, Ridlwan--8937430021
Thesis advisorAswadi, Aswadi--2012046001
Subjects: Tafsir
Keywords: Kontribusi; Perempuan; Tradisi Tahfiz; Tafsir Al-Qur`ān; Pondok Pesantren Tahfiz
Divisions: Program Doktor > Ilmu Alquran dan Tafsir
Depositing User: Ainul Churria Almalachim
Date Deposited: 01 Jul 2023 09:22
Last Modified: 01 Jul 2023 09:22
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/63055

Actions (login required)

View Item View Item