Analisis maqāṣid al-sharī’ah terhadap sikap yang diambil korban kekerasan dalam rumah tangga, (studi kasus di dusun Tawun, Balongtawun, Sukodadi, Lamongan)

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Farihatur Rohmah, Linda (2023) Analisis maqāṣid al-sharī’ah terhadap sikap yang diambil korban kekerasan dalam rumah tangga, (studi kasus di dusun Tawun, Balongtawun, Sukodadi, Lamongan). Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Linda Farihatur Rohmah_C91219118.pdf

Download (2MB)

Abstract

Skripsi ini berjudul “Analisis Maqāṣid Al-Sharī’ah terhadap Sikap yang Diambil Korban Kekerasan dalam Rumah Tangga, (Studi Kasus di Dusun tawun, Balongtawun, Sukodadi, Lamongan), dalam kasus yang terjadi terdapat korban yang mempertahankan rumah tangganya sehingga dengan memperhatikan sikap yang diambil oleh korban KDRT tersebut, penulis tertarik untuk mengkaji kasus-kasus Kekerasan dalam Rumah Tangga yang terjadi di Dusun Tawun Desa Balung Tawun sebagai latar belakang melakukan penelitian dalam pandangan analisis maqāṣid shariah dan secara psikologinya. Dengan rumusan masalah: Pertama, Bagaimana sikap yang diambil korban kekerasan dalam rumah tangga di Dusun Tawun, Balongtawun, Sukodadi, Lamongan . Kedua, Bagaimana analisis maqāṣid al-sharī’ah terhadap sikap yang diambil korban kekerasan dalam rumah tangga di Dusun Tawun, Balongtawun, Sukodadi, Lamongan. Penelitian ini merupakan penelitian dengan mengumpulan data empiris (lapangan). Kemudian penyusunan penelitian ini dengan metode kualitatif yang menganalisa dan mendeskrispsikan data yang telah diperoleh dalam penelitian lapangan yang dilakukan di Dusun Tawun, Balongtawun karena terjadi beberapa kasus kekerasan dalam rumah tangga kemudian dianalisa dari sikap para korban menghadapi kekerasan tersebut dalam pandangan analisis maqāṣid al-sharī’ah dan secara psikologinya. Beberapa pembahasan dan analisis yang sudah dilakukan oleh penulis diatas, maka dapat diambil kesimpulan dibawah ini : Jika dianalisa dengan teori maqāṣid al-sharī’ah pernikahan dengan pendapat Jamaluddin Atiyyah, maka ketiga kasus tersebut sudah tidak sesuai tujuan pernikahan, yang memilih bercerai diperbolehkan karena tidak ada lagi solusi saat suami sudah meninggalkan rumah dan tidak kembali. Sedangkan, pada kasus yang tetap mempertahankan rumah tangganya dikarenakan suami tetap bisa berhubungan baik dengan anak sehingga istri tetap bertahan dan berharap suaminya dapat kembali baik lagi seperti awal pernikahan yang harmonis. Secara sikap psikologisnya maka ketiganya sangat berhubungan dengan kognitif, afektif, dan behavioral tetapi cara pengambilan sikap yang berbeda pada behavioralnya. Saran dari penulis setelah melakukan penelitian ini adalah adanya perhatian dari desa atau dusun tentang kasus-kasus permasalahan rumah tangga dengan memberikan arahan, tetangga-tetangga juga harus memiliki kepedulian yang kuat terhadap sesama sehingga tidak terjadi kasus kekerasan yang lenih parah dan bagi para korban KDRT harus berani melaporkan jika kasus yang terjadi sudah sangat tidak wajar.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Farihatur Rohmah, Lindacicielrahmah@gmail.comC91219118
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorKhazin, A. Muftiamuftikhazinfaza@gmail.com2013037301
Subjects: Hukum Islam
Keluarga
Kekerasan
Keywords: kekerasan dalam rumah tangga, hukum islam, keluarga
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Linda Farihatur Rohmah
Date Deposited: 27 Sep 2023 01:01
Last Modified: 27 Sep 2023 01:01
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/65463

Actions (login required)

View Item View Item