Tinjauan kriminologi dan hukum pidana islam terhadap pelaku Residivis Tindak Pidana Pencurian: studi kasus di Polres Kota Blitar

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Sugiarto, Natasya Choirunnissa (2023) Tinjauan kriminologi dan hukum pidana islam terhadap pelaku Residivis Tindak Pidana Pencurian: studi kasus di Polres Kota Blitar. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Natasya Choirunnissa_C03219031 OK.pdf

Download (1MB)

Abstract

Dewasa ini tindak pidana pencurian masih sering terjadi tidak hanya dilakukan sekali melainkan seseorang maupun secara berkelompok dapat mengulangi perbuatan tindak pidana pencurian yang disebut dengan residivis atau pengulangan kembali kejahatan. Mirisnya banyak faktor yang mempengaruhi seseorang atau kelompok melakukan tindak pidana pencuiran salah satunya faktor ekonomi dan lingkungan sekitar. Penelitian ini memiliki ketertarikan terhadap kelompok atau seseorang yang terus mengulangi tindak pidana pencurian. Pertama, tinjauan kriminologi terhadap pelaku residivis tindak pidana pencurian sebagai bentuk pengendalian seseorang maupun kelompok untuk tidak kembali mengulangi kejahatannya. Kedua, tinjauan hukum pidana Islam terhadap pelaku residivis tindak pidana pencurian sebagai upaya penanggulangan seseorang maupun kelompok untuk tidak kembali mengulangi kejahatannya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum empiris dengan teknik analisa data kualitatif dengan pola pemikiran deduktif berupa pendekatan kajian hukum sosiologis (sosiological Jurisprudence) sosiologi hukum (soicology of law). Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data dari lapangan (field research) dan studi kepustakaan (library research) yang berkaitan dengan tindak pidana pencurian yang terfokus pada pelaku residivis. Fokus penelitian ini memilih lokasi di Polres Kota Blitar. Penelitian ini memperoleh beberapa poin penting. Pertama, tinjauan kriminologi terhadap pelaku residivis tindak pidana pencurian dapat dilihat dari motif melakukan kejahatan pencurian bukan hanya untuk kebutuhan ekonomi sejalan dengan pandangan Reiss terhadap pelaku residivis tindak pidana pencurian mengarah kepada personal control dan social control. Kedua, tinjauan hukum pidana Islam terhadap pelaku residivis tindak pidana pencurian yaitu terdapat prinsip kontrol sosial yang ada dalam hukum pidana Islam sebagai bentuk pengendalian seseorang maupun kelompok untuk tidak melakukan kejahatan diantaranya terdapat kontrol dari pemerintah maupun keluarga serta personal kontrol dengan melaksanakan puasa dan menjaga sholat dapat meningkatkan keimanan seseorang untuk tidak melakukan tindak pidana.Peneliti menyarankan agar pemerintah untuk dapat menindak lanjuti residivis tindak pidana kriminal yang sudah disebutkan pada pasal 486, pasal 487, dan pasal 488 KUHP sehingga residivis memiliki efek jera. Maka, guna tercapainya kepastian hukum terhadap pelaku, pemerintah selaku pemangku hukum diharapkan mampu melakukan peninjauan kembali agar residivis mendapatkan efek jera yang setimpal.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Sugiarto, Natasya Choirunnissanatasyachoirunnisa@gmail.comC03219031
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorJunaidy, Abdul Basithbasithjunaidy71@gmail.com2021107102
Subjects: Hukum > Hukum Pidana Islam
Keywords: Pencuri; tindak pidana
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Pidana Islam
Depositing User: Natasya Choirunnissa Sugiarto
Date Deposited: 26 Sep 2023 07:09
Last Modified: 26 Sep 2023 07:10
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/65506

Actions (login required)

View Item View Item