Tinjauan kriminologi dan hukum pidana Islam terhadap tindak pidana penganiayaan berujung kematian kepada anak kandung: studi kasus di kepolisian sektor Wonocolo

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Rozi, Muhammad Fani Fahrur (2023) Tinjauan kriminologi dan hukum pidana Islam terhadap tindak pidana penganiayaan berujung kematian kepada anak kandung: studi kasus di kepolisian sektor Wonocolo. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Muhammad Fani Fahrur Rozi_C03219026.pdf

Download (4MB)

Abstract

Skripsi ini merupakan hasil penelitian empiris dengan judul “Tinjauan Kriminologi dan Hukum Pidana Islam Terhadap Tindak Pidana Penganiayaan Berujung Kematian Kepada Anak Kandung (Studi Kasus di Polsek Wonocolo)”. Skripsi ini ditulis untuk menjawab pertanyaan yang dituangkan dalam 2 (dua) rumusan masalah yaitu : 1. Bagaimana tinjauan kriminologi terhadap tindak pidana penganiayaan berujung kematian kepada anak kandung di wilayah hukum Polsek Wonocolo?, 2. Bagaimana tinjauan hukum pidana Islam terhadap tindak pidana penganiaayan berujung kematian kepada anak kandung di wilayah hukum Polsek Wonocolo?. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum empiris, dengan menggunakan pendekatan studi kasus dan menggunakan metode wawancara. Data yang digunakan bersumber dari data primer dan data skunder, yang dimana data primer diperoleh dari wawancara di Polsek Wonocolo Kota Surabaya. Data sekunder diperoleh dari buku, jurnal, artikel, skripsi dan Perundang-undangan yang berhubungan dengan tema peneliti. Prosedur pengumpulan data yang digunakan yakni wawancara dan dokumentasi, adapun teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis kualitatif bersifat deduktif. Penelitian ini dilakukan di Unit Reserse Krimal Polsek Wonocolo. Hasil penelitian ini menghasilkan 2 (dua) kesimpulan sebagai berikut: pertama, Tindak pidana penganiayaan berujung kematian kepada anak kandung di wilayah hukum Polsek Wonocolo jika dikaji menggunakan teori psikogenesis dalam ilmu kriminologi faktor penyebab pelaku melakukan penganiayaan berujung kematian yaitu, konflik batin, emosi yang kontroversial ketika anak pelaku atau korban suka menangis dan rewel, serta gangguan depresi yang disebabkan oleh tekanan hidup dan pengalaman yang tidak menyenangkan, seperti kondisi rumah tangga pelaku yang kurang harmonis yang sering berujung pada pertengkaran dengan suaminya. Kedua, menurut hukum pidana Islam jika dikaji dengan kriminologi dalam hukum pidana Islam penyebab atau motif pelaku melakukan penganiayaan adalah dirinya sendiri, yaitu hati yang jahat dikarenakan di dalamnya menonjol unsur kesetanan, sehingga apabila hati sudah dikuasai oleh setan maka akan tergoda untuk melakukan kejahatan. Menyarankan membuat kegiatan sosialisasi yang melibatkan pemerintah, lembaga pendidikan, agama, dan masyarakat sipil guna untuk mengedukasi masyarakat mengenai hak-hak anak dan dampak dari kekerasan terhadap mereka, peningkatan kerjasama antar lembaga yang terkait guna berdiskusi untuk mengatasi masalah tindak pidana penganiayaan anak secara holistik, meningkatkan kapasitas penyidik Polsek Wonocolo terkait penanganan kasus penganiayaan anak agar proses penyelidikan, pengumpulan bukti, dan proses pengadilan dilakukan secara profesional dan adil.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Rozi, Muhammad Fani Fahrurmuhammadfani803@gmail.comC03219026
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorHatta, Mohhattamuhammad644@gmail.com2026107104
Subjects: Hukum > Hukum Pidana Islam
Kriminologi
Penganiayaan
Keywords: Kriminologi; hukum pidana Islam; penganiayaan; kematian
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Pidana Islam
Depositing User: Muhammad Fani Fahrur Rozi
Date Deposited: 07 Nov 2023 08:22
Last Modified: 07 Nov 2023 08:22
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/66255

Actions (login required)

View Item View Item