Hasad dalam kitab tafsir fi zilalil quran: studi tafsir tematik

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Nafisa, Jihan Zahara (2024) Hasad dalam kitab tafsir fi zilalil quran: studi tafsir tematik. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Jihan Zahara Nafisa_E93217109 OK.pdf

Download (646kB)
[img] Text
Jihan Zahara Nafisa_E93217109 Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 10 January 2027.

Download (2MB)

Abstract

Melihat perilaku masyarakat sosial yang sejak lama telah ini menjadi sebuah permasalahan yang sangat penting untuk perlu diperhatikan, yakni h}asad yang berkaitan erat dengan penyakit hati seseorang perlu untuk lebih memberikan wawasan atas dampaknya. Rumusan masalah yang penulis angkat pada penelitian ini adalah bagaimana penafsiran Sayyid Qutb terhadap lafaz hasad dalam Al-Qur’an dan bagaimana solusi pengendalian al-Qur’an untuk mengatasi hasad. Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif dengan model kepustakaan atau library research. Dan menggunakan metode deskriptif analitis dengan membaca, mengumpulkan, dan menganalisis literatur. Berdasarkan hasil dari penelitian ini adalah penafsiran Sayyid Qutb terhadap ayat-ayat mengenai hasad dalam kitab tafsir fi zilalil quran yaitu larangan yang umum untuk melihat seluruh status kelebihan dari keistimewaan yang bersifat duniawi. Seseorang yang memiliki sifat hasad akan mengabaikan kebaikan orang lain dan memiliki pikiran dengan angan-angan yang tidak berguna. Dalam penafsiran Sayyid Qutb, hasad merupakan kejadian misteri dari rahasia jiwa manusia dan sistem organ tubuh bekerja. Dengan itu jika ada orang yang hasad kepada orang lain, maka sulit untuk menangkal pancaran dari reaksinya. Juga, h}asad adalah suatu reaksi psikologis atas nikmat Allah terhadap orang-orang tertentu dengan perasaan harapan hilangnya sesuatu dari tangan orang lain. Seseorang yang memiliki perasaan iri dengki akan merasa sulit mejalani kehidupan biasa karena mereka tidak pernah bisa tenang. Untuk menyalurkan perasaan bencinya, mereka melakukan berbagai hal agar merasa puas. Solusi pengendalian dari sifat hasad menurut Sayyid Qutb dalam surat Al-Falaq adalah berlindunglah kepada Allah Swt. karena banyak hal diluar kendali kita. Maka, kedamaian, ketenangan, dan keamanan terjamin. Untuk menekan timbulnya perasaan h}asad ini jangan dipelihara tetapi dilawan.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Nafisa, Jihan Zaharajihanzahara5@gmail.comE93217109
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorFaruq, Umar--2005076201
Subjects: Al Qur'an
Tafsir > Tafsir Al Qur'an
Agama > Agama dan Ilmu Pengetahuan
Keywords: Hasad; Fi Zilalil Quran; Sayyid Qutb
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat > Ilmu Alquran dan Tafsir
Depositing User: Jihan Zahara Nafisa
Date Deposited: 10 Jan 2024 02:12
Last Modified: 10 Jan 2024 02:12
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/67301

Actions (login required)

View Item View Item