Analisis perbedaan pendapat Yusuf Al Qaradawi dan Thomas Djamaluddin tentang hilal siang hari perspektif astronomi dan ilmu falak

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Irmadhani, Devi Rofi'ah (2024) Analisis perbedaan pendapat Yusuf Al Qaradawi dan Thomas Djamaluddin tentang hilal siang hari perspektif astronomi dan ilmu falak. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Devi Rofi'ah Irmadhani_05040620033 ok.pdf

Download (4MB)
[img] Text
Devi Rofi'ah Irmadhani_05040620033 full.pdf
Restricted to Repository staff only until 26 March 2027.

Download (4MB)

Abstract

Thomas Djamaluddin, seorang astronom asal Indonesia, menjelaskan siang hari adalah fenomena di mana bulan sabit terlihat pada siang hari. Namun, ia menegaskan bahwa teramati Bulan sabit siang hari tidak menunjukkan pergantian bulan. Di sisi lain, Yusuf Al Qaradawi, seorang ulama kontemporer dengan banyak fatwa yang diikuti oleh masyarakat Muslim, menyatakan bahwa jika penampakan hilal terjadi siang hari, dianggap sah pada malam yang akan datang, dan tidak diwajibkan berpuasa pada hari tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan pendapat antara Yusuf Al Qaradawi dan Thomas Djamaluddin terkait pengamatan hilal siang hari dalam perspektif astronomi dan ilmu falak. Hilal siang hari menjadi topik kontroversial dalam penentuan awal bulan Hijriah, memunculkan perdebatan antara pandangan tradisional dan pandangan yang mengintegrasikan ilmu falak dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yang pelacakan datanya menggunakan penelitian kepustakaan library (library research) dan wawancara. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi yang dokumennya berasal dari buku-buku yang berkaitan dengan masalah penelitian serta wawancara dari salah satu tokoh. sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan data sekunder, data primer didapatkan dari pernyataan dan fatwa di web official mereka serta wawancara tertulis dengan Thomas Djamaludin secara online. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan telaah kepustakaan yang mencakup studi literatur, analisis teoretis, dan evaluasi pandangan keduanya dalam konteks astronomi dan ilmu falak. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan pandangan antara Yusuf Al Qaradawi dan Thomas Djamaluddin tentang hilal siang hari adalah pandangan Yusuf Al Qaradawi mengatakan hilal siang hari sah untuk penentuan awal bulan. Sementara Thomas Djamaluddin mengatakan hilal siang hari bukan sebagai penentuan awal bulan. Perbedaan pendapat Yusuf Al Qaradawi dan Thomas Djamaluddin dalam tinjauan astronomi dan ilmu falak sangat siginifikan tentang kriteria syarat hilal dalam penentuan awal bulan terutama hilal siang, yang keduanya juga memiliki latar belakang keilmuan yang berbeda. Adanya elongasi dan ijtimak yang menjadi syarat penentuan awal bulan Thomas Djamaluddin seorang ahli astronomi berpandangan pentingnya kriteria elongasi dan ijtimak untuk awal bulan sedangkan Yusuf Al Qaradawi seorang ulama’ fikih kontemporer yang dalam fatwanya tidak membahas elongasi dan ijtimak serta fase-fase bulan dalam melihat hilal. Keduanya memiliki perbedaan terkait cara pandang mereka dari segi keilmuan. Saran dari penulis, Penelitian ini dapat memberikan kontribusi pada pemahaman lebih lanjut terkait perbedaan pandangan ini, dengan implikasi pada praktik keagamaan dan hubungannya dengan perkembangan ilmu falak dan ilmu pengetahuan modern. Kesimpulannya, penelitian ini menyoroti kompleksitas dan relevansi topik ini dalam konteks keseimbangan antara tradisi agama dan kemajuan ilmu pengetahuan.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Irmadhani, Devi Rofi'ahdeviyopi0@gmail.com05040620033
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorSolikin, Agusagussolikin2@gmail.com198608162015031003
Subjects: Astronomi
Falak
Keywords: Hilal siang hari; astronomi; ilmu falak
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Ilmu Falak
Depositing User: Devi Rofi'ah Irmadhani
Date Deposited: 26 Mar 2024 15:17
Last Modified: 26 Mar 2024 15:17
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/69297

Actions (login required)

View Item View Item