Ecotheology dan gerakan Environmentalisme berbasis budaya: studi pada Komunitas Air Kita Mojoagung Jombang

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Ilmi, Muhammad Wahlul (2024) Ecotheology dan gerakan Environmentalisme berbasis budaya: studi pada Komunitas Air Kita Mojoagung Jombang. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Muhammad Wahlul Ilmi_10040320093 OK.pdf

Download (2MB)
[img] Text
Muhammad Wahlul Ilmi_10040320093 full.pdf
Restricted to Repository staff only until 26 April 2027.

Download (2MB)

Abstract

Persoalan lingkungan sering menjadi pembicaraan oleh berbagai kalangan dari mulai akademisi, aktivis, komunitas maupun masyarakat pada umumnya. Agama juga mempunyai hubungan dengan permasalahan ekologi yang menjadi perbincangan saat ini, sebab agama telah mengatur hubungan antara manusia dengan alam sebagai wakil Tuhan yang ada di bumi. Berbagai gerakan lingkungan telah dilakukan oleh banyak kalangan untuk menanamkan kepedulian terhadap lingkungan. Komunitas Air Kita Mojoagung Jombang merupakan salah satu komunitas yang turut melakukan gerakan edukasi lingkungan terutama tentang manfaat air hujan melalui pendekatan agama dan budaya pada masyarakat. Penelitian bertujuan untuk membahas bagaimana upaya Komunitas Air Kita dalam melakukan gerakan edukasi lingkungan pemanfaatan air hujan dan apa tantangan yang dihadapi dalam gerakan environmentalisme yang mereka lakukan. Penelitian ini menggunakan teori Interaksionisme Simbolik George Herbert Mead. Pada penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dan teknik pencarian data purposive sampling, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Kemudian data diklasifikan dan diverifikasi, serta dipaparkan secara deskriptif analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) upaya yang dilakukan Komunitas Air Kita dalam melakukan dakwah pemanfaatan air hujan yaitu memanfaatkan momentum di masyarakat, membuat program Festival Sholawatan Air Hujan, melakukan workshop secara berkeliling, dan membuat program keagamaan yang dapat diikuti oleh anggota maupun masyarakat yang berminat, (2) tantangan yang dihadapi adalah adanya pihak-pihak yang tidak sependapat, kekurangan dalam hal pembiayaan, dan kekurangan sumberdaya manusia dalam komunitas.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Ilmi, Muhammad Wahlulmwahluli01@gmail.com10040320093
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorTaufiq, Amalamal_taufiq@gmail.com2002087005
Subjects: Budaya - Agama
Lingkungan Hidup
Sosiologi
Budaya
Keywords: ecotheology; gerakan environmentalisme; komunitas
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi
Depositing User: Muhammad Wahlul Ilmi
Date Deposited: 26 Apr 2024 02:53
Last Modified: 26 Apr 2024 02:53
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/69850

Actions (login required)

View Item View Item