Analisis hukum Islam terhadap larangan menikah di tahun yang sama dengan meninggalnya orang tua: studi kasus di Desa Banjaran Kecamatan Baureno Kabupaten Bojonegoro

This item is published by Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Deviana, Yullia (2024) Analisis hukum Islam terhadap larangan menikah di tahun yang sama dengan meninggalnya orang tua: studi kasus di Desa Banjaran Kecamatan Baureno Kabupaten Bojonegoro. Undergraduate thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

[img] Text
Yullia Deviana_05040120143.pdf

Download (3MB)
[img] Text
Yullia Deviana_05040120143_Full.pdf
Restricted to Repository staff only until 18 July 2027.

Download (3MB)

Abstract

Skripi yang berjudul Analisis Hukum Islam Terhadap Larangan Menikah di Tahun yang Sama dengan Meninggalnya Orang Tua (Studi Kasus Di Desa Banjaran Kecamatan Baureno Kabupaten Bojonegoro) ditulis untuk menjalwab rumusan masalah, yaitu: bagaimana larangan menikah ditahun yang sama dengan meninggalnya orang tua di Desa Banjaran Kecamatan Baureno Kabupaten Bojonegoro?; dan bagaimana analisis hukum Islamlarangan menikah ditahun yang sama dengan meninggalnya orang tua di Desa Banjaran Kecamatan Baureno Kabupaten Bojonegoro?. Penelitian ini termasuk field research (penelitian lapangan). Data dikumpulkan menggunakan teknik wawancara. Kemudian data yang diperoleh akan dioleh dengan cara editing dan organizing. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kualitatif, selanjutnya pola pikir yang digunakan dalam penelitian ini adalah pola pikir induktif. Hasil penelitian menjelaskan: pertama, larangan menikah di tahun yang sama dengan meninggalnya orang tua di Desa Banjaran Kecamatan Baureno merupakan suatu larangan yang masih ditaati sampai saat ini. Apabila melanggar larangan ini akan menimbulkan suatu implikasi seperti musibah, kesulitan, ekonomi, dan ketentraman dalam rumah tangga. Sejatinya larangan ini ada untuk menghormati orang tua dengan tidak membuat walimah atau berpesta. Dengan ini maka sebenarnya larangan ini berlaku untuk mengadakan suatu pesta atau walimah bukan melaksanakan akad nikah. Kedua, padangan hukum Islam menjelaskan bahwa larangan ini tidak terdapat dalam nash baik itu al-quran maupun hadits. Namun, larangan ini ada karena menimbulkan suatu kemaslahatan. Dilihat dari kemaslahatan larangan ini dapat dikategorikan sebagai mas}lah}ah tahsiniyyah dapat juga dikategorikan sebagai mas}lah}ah dharuriyah.Sesuai dengan kesimpulan diatas, hal ini dapat menjadi suatu pertimbangan bagi masyarakat dalam mengambil maslahat dari suatu aturan atau larangan. Jika aturan tersebut baik untuk kehidupan masyarakat dan sesuai dengan syariat Islammaka tentunya akan ada suatu maslahat didalamnya.

Statistic

Downloads from over the past year. Other digital versions may also be available to download e.g. from the publisher's website.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Creators:
CreatorsEmailNIM
Deviana, Yulliayulliadeviana8@gmail.com05040120143
Contributors:
ContributionNameEmailNIDN
Thesis advisorSholihuddin, Muh.msholihuddin@uinsby.ac.id2025077701
Subjects: Hukum Islam
Nikah
Adat
Keywords: Hukum Islam; larangan menikah di tahun yang sama
Divisions: Fakultas Syariah dan Hukum > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Yullia Deviana
Date Deposited: 18 Jul 2024 08:23
Last Modified: 19 Jul 2024 02:43
URI: http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/71956

Actions (login required)

View Item View Item